Ombak Tinggi, Pelayaran Kendal-Karimunjawa Berhenti Total

Pelabuhan Kendal. (foto: metrojateng/ Fariz Fardianto)

 

 

SEMARANG – Cuaca yang kian memburuk sejak sebulan terakhir telah melumpuhkan aktivitas pelayaran rute Pelabuhan Kendal-Karimunjawa PP. Kepala UPTD Pelabuhan Penyebarangan Kendal, Andy Rahmat Yulianto, mengatakan aktivitas pelayaran menuju Pulau Karimunjawa sudah berhenti sejak 1 Desember kemarin.

Sebab, gelombang perairan Laut Jawa yang cukup tinggi mencapai 2,5 meter-3 meter cukup membahayakan nyawa para penumpang KM Ekspres Bahari yang kerap melayani penumpang dari Kendal sampai Karimunjawa. “Oleh karena itu, ketimbang beresiko ketika berada di tengah laut, maka kami memutuskan untuk menghentikan pelayaran ke Karimunjawa terhitung mulai 1 Desember kemarin,” ungkap Andy  Kamis (28/12).

KM Ekspres Bahari, kata Andy biasanya melayani rute Kendal-Karimunjawa sekali dalam seminggu. Tiket yang dijual untuk rute tersebut seharga Rp 150 ribu per lembar.Ia menjelaskan KM Ekspres Bahari mempunyai tingkat keterisian penumpang sebesar 80 persen dari total kapasitas tempat duduk maksimal sekitar 300 kursi.

Ia memperkirakan bahwa aktivitas pelayaran bakal berangsur normal kembali pada awal Januari tahun depan. Ia berharap geliat pariwisata menuju Karimunjawa bisa lancar sehingga mampu memacu perekonomian masyarakat setempat. (far)Foto: Dermaga Pelabuhan Kendal terlihat sepi pada Kamis (28/12).

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

7 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.