Ombak Tinggi, Laju Ekspor Ikan Masih Aman

Penurunan ekspor ikan tidak signifikan, karena ombak tinggi hanya sampai beberapa hari ke depan.

SEMARANG- Aktivitas ekspor ikan berbagai jenis dari Jawa Tengah mengalami sedikit penurunan menyusul banyaknya nelayan yang gagal melaut akibat gelombang tinggi yang muncul belakangan ini.

Salah satu ikan aligator yang berada di BKIPM Solo. (foto: metrojateng/MJ-25)

Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Klas II Semarang, Raden Gatot Perdana mengatakan, transaksi ekspor ikan merosot sejak tiga hari terakhir karena terkena imbas ombak tinggi di perairan Pantai Selatan dan laut Jawa Tengah bagian utara.

“Dengan adanya cuaca buruk, sedikit banyak memang berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan. Biasanya nelayan yang melaut mencari ikan tak melaut sampai cuacanya normal,” kata Gatot kepada metrosemarang.com, Rabu (1/8).

Ia menuturkan perubahan arah angin yang terjadi akhir-akhir ini memang tidak memungkinkan untuk melaut. Bahkan, ia memperkirakan hal itu akan mempengaruhi ekspor ikan segar ke sejumlah negara.

Ia menyatakan sejumlah komoditas ekspor mayoritas jenisnya kategori ikan demersal yakni kakap, kerapu, layur dan ikan bahan baku surimi udang dan rajungan.

“Itu yang banyak diekspor ke luar negeri,” tuturnya, menambahkan optimistis penurunan ekspor ikan tidak signifikan, karena ombak tinggi hanya sampai beberapa hari ke depan. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.