Ombak Tinggi di Perairan Selatan, Sektor Pariwisata Belum Berdampak

Sejak tiga bulan terakhir ombak di Pantai Selatan Jateng mencapai 2,5 meter sampai 4 meter.

SEMARANG- Gelombang perairan Laut Selatan Jawa Tengah sejak tiga bulan terakhir terpantau cukup tinggi mencapai 2,5 meter sampai 4 meter.

Ilustrasi. Nelayan di pesisir pantai Selatan diimbau mewaspadai peningkatan gelombang laut. Foto: metrojateng.com/dok

Penyebabnya, terdapat hembusan angin yang lebih cepat dan tidak terhalang gugusan pulau di sepanjang perairan Lombok NTB sampai Laut Selatan.

“Laut Jawa bagian selatan potensi ombak tingginya masih besar. Karena untuk saat ini saja ketinggian ombak di perairan Laut Selatan masih mencapai 2,5-4 meter. Kondisi itu dipengaruhi adanya,” kata prakirawan Stasiun Maritim Kelas II BMKG Kota Semarang, Ganis Erucahyo kepada metrojateng.com, Jumat (2/11/2018).

Kendati demikian, menurutnha kondisi tersebut masih relatif aman bagi aktivitas para wisatawan di sejumlah obyek wisata pantai selatan.

Ia menyatakan dari ujung Wonogiri sampai Cilacap ada belasan obyek wisata pantai mulai Pantai Krakal, Pantai Indrayanti, Pantai Ayah hingga pantai-pantai di kawasan selatan Cilacap.

“Obyek wisata di Jawa Tengah masih relatif aman. Yang terdampak hanya di utara Laut Jawa terutama Pulau Karimunjawa dan perairan utara Rembang. Di Rembang terdampak ombak tinggi karena arus yang masuk dari Selat Bali. Di situ ada pertemuan arus dari Jawa dan Kalimantan. Sedangkan situasi di Pantura Barat cukup kondusif,” pungkasnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.