OJK Gagas Penyaluran KUR Secara Klaster

Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY, Bambang Kiswono. (foto: metrojateng.com/Anggun Puspita)

 

SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah dan DIY menggagas tahun ini penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan dilakukan berdasarkan klaster. Penyaluran dana tersebut akan diikuti dengan pendampingan dan pemasaran produk oleh perusahaan inti, baik perusahaan BUMN, BUMDes, BUMADes maupun swasta.

Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY, Bambang Kiswono mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun lalu sebagaimana Jawa Tengah menjadi penyalur KUR tertinggi di Indonesia maka ke depan pihaknya akan berencana untuk mengembangkan sistem penyalurannya.

“Tahun lalu Jateng menyalurkan KUR sebesar Rp 16,89 triliun atau 17,46 persen terhadap total penyaluran KUR secara nasional yang mencapai Rp 96,7 triliun. Terkait hal itu, kami sangat mengapreasiasi para pelaku Industri Jasa Keuangan, khususnya bagi Bank dan Industri Keuangan NonBank maupun pemerintah daerah yang memiliki UMKM binaan yang selama ini telah berperan aktif dalam penyaluran KUR tersebuy,” ujarnya disela Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2018 di Hotel Gumaya Semarang, Selasa (30/1).

Dengan demikian, OJK terus mendorong penyaluran KUR demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui program KUR Klaster yang disesuaikan dengan berbagai potensi di masing-masing daerah.

“Jadi, para pelaku UMKM ini tidak hanya diberi kemudahan dalam pembiayaan saja, tapi juga didampingi baik dari segi pengembangan produk, manajemen keuangan hingga pemasaran. Untuk klasternya pun beragam, bisa pertanian, peternakan dan lain-lain,” jelas Bambang.

Sehingga, dengan adanya program ini diharapkan penyaluran KUR di Jawa Tengah tidak hanya besar secara nominal, tapi juga benar-benar optimal, baik secara kualitas penggunaan maupun dapat membantu UMKM dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

1 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.