indonesia-cari-bakat

Obati Rindu Konsumen ,Samsung Merdeka Expo 2021 Digelar

Berbagai Produk Elektronik Terbaru Ditawarkan Dengan Harga Murah

Rindu Pameran – Masyarakat antusias mengunjungi pameran Samsung Merdeka Expo 2021 di Global Elektronik untu mengobati rasa rindu berbelanja elektronik di pameran.(tya)

 

SEMARNG, METROJATENG.COM Pameran tunggal Samsung Merdeka Expo 2021, kembali digelar Global Elektronik  dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 76. Berbagai produk elektronik terbaru ditawarkan dengan harga murah dan diskon besar besaran.

Praktisi bisnis ritel elektronik yang juga Managing Director Superstore Global Elektronik Semarang, Gouw Andy Siswanto, mengatakan pameran Tunggal Samsung Merdeka Expo 2021 yang digelar serentak di 5 toko Global Elektronik Semarang, mulai 11-25 Agustus, mendapat respon yang sangat bagus  dari masyarakat yang rindu akan.pameran. Global Elektronik adalah satu-satunya Authorized Partner Samsung Super Store (SSS) di kota Semarang sejak tahun 2017.

Pqmeran ini menghadirkan  berbagai kategori produk antara lain TV LED, Soundbar, Lemari es, Dryer, mesin cuci, AC, microwave, vacuum cleaner, dan air purifier. Pameran yang terbuka untuk umum menyediakan  hadiah hadiah undian dari Samsung, yaitu Television (TV), Microwave, dan Vacuum Cleaner, dan hadiah langsung berupa Handuk Exclusive, T’Shirt Samsung, dan Traveling Bag.

“Pameran ini waktu yang tepat untuk mengobati kerinduan masyarakat akan sebuah pameran. dalam pameran ini Global Elektronik juga menerapkan prokes untuk pengunjung maupun karyawan Global Elektronik, Jelas Andy panggilan akrab Gouw Andy Siswanto.

Ditambahkan Andy dalam masa perpanjangan PPKM, masyarakat dapat melakuka. pembelian secara online maupun offline di Global Elekronik. Setiap transaksi produk Samsung selama berlangsungnya Samsung Merdeka Expo 2021 mendapat Perlindungan Extra Asuransi selama 1 tahun (optional).

” Perlindungan extra  asuransi untuk perangkat elektronik anda hanya berlaku pada pembelian di Global Elektronik Semarang,” tambahnya.. 

Menyinggung krisis Pandemi Covid-19 , Andy mengakui , saat ini telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat dalam melakukan aktifitas pembeliannya. Dari semula melakukan transaksi konvensional menjadi transaksi online menggunakan beragam perangkat teknologi.

” Konsumen yang berasal dari kalangan muda maupun tua kini sudah tak awam lagi berbelanja online. Maka itu, pelaku bisnis wajib mengubah mindsetnya dalam menjalankan bisnisnya, agar mengambil peluang dari perubahan perilaku konsumen tersebut dengan mengalihkan fokus penjualan ke saluran online,” ungkap Andy.

Perubahan mindset pelaku bisnis perlu dilakukan dalam menyesuaikan keadaan saat pandemi dengan melakukan transformasi saluran bisnis dari offline ke online atau menggabungkan keduanya tetap berjalan.

“Dalam proses menawarkan produk via online, kami harus memahami karakteristik saluran online dan karakteristik konsumen di saluran tersebut agar strategi yang dijalankan tepat sasaran,” jelas Andy.

Menurutnya, sangat penting bagi pelaku bisnis untuk mengadopsi rekayasa ulang proses bisnis sebagai e-commerce. Keadaan yang terjadi pada saat pandemi COVID-19 telah membuka wawasan masyarakat dan pedagang melakukan aktivitas bisnis melalui transaksi elektronik dengan sistem digitalisasi.

Para pedagang memasuki marketplace untuk memasarkan produknya untuk dijual secara online agar barang dagangannya laku terjual. Beberapa pedagang eceran menjual sendiri secara online dengan menggunakan media social seperti instagram, facebook, twitter, grup whatsapp dan lainnya, melakukan promosi cash on delivery agar menarik minat pelanggan untuk membeli produknya.

Semua orang akan membatasi dirinya untuk beraktivitas baik itu melalui social distancing maupun physical distancing, masyarakat, kantor-kantor dan perusahaan melakukan rutinitas pekerjaannya melalui aktivitas Work From Home (WHF). Sehingga hal ini membuka peluang bagi pengusaha, melalui sistem online untuk memenuhi kebutuhan konsumen berbelanja tanpa harus pergi ke pasar atau ke lokasi langsung.

Pelaku bisnis wajib mampu memanfaatkan keadaan pandemik saat ini agar bisa survive bahkan berkembang, dengan melakukan promosi dan penjualan secara online, masih banyak konsumen merasa cemas dan takut keluar rumah untuk beraktifitas dan berbelanja, memenuhi ketersediaan produk yang dibutuhkannya seperti bahan baku makanan untuk kebutuhan sehari-harinya.(tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.