Nyetrum Ikan di Dam Colo, Warga Mojolaban Tewas Tenggelam

SUKOHARJO – Seorang pencari ikan tewas tenggelam di Bendungan Colo, Desa Pengkol, Kecamatan Nguter, Selasa (2/10/2018). Korban yang diketahui bernama Mujiono (43) tersebut diduga tersetrum alat penangkap ikan yang dia gunakan.

Korban tenggelam di Bendungan Colo saat dievakuasi. Foto: metrojateng.com

AKP Banuari, Kapolsek Nguter menjelaskan, korban mencari ikan dengan alat setrum di Dam Congol pada Senin (1/10) malam sekira pukul 19.00. Warga Dukuh Pabrik RT 02 RW 01 Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban itu datang bersama Galang (28). Tapi korban meminta Galang untuk pulang duluan.

Setelah ditunggu agak lama korban tidak kembali, lalu Galang mencarinya namun tidak ketemu. Hingga keesokan harinya pukul 06.00 WIB Galang melapor ke Polsek Nguter.

Lalu Polsek Nguter menghubungi tim SAR Sukoharjo untuk melakukan pencarian. “Korban ditemukan pukul 09.00 WIB,” terang AKP Banuari.

Sementara, Wakil Komandan SAR Sukoharjo, Mukhlis mengatakan, korban mencari ikan di Bendungan Colo tersebut di saat penutupan pintu air bendungan kemarin. Terbukti saat evakuasi jenazah, ditemukan alat setrum ikan dan sepatu coral yang dipakai korban.

“Korban ketika ditemukan berjarak 200 meter dari tempat dia tenggelam, kemungkinan karena kesetrum oleh alat setrum untuk menangkap ikan,” kata Muchlis. (MJ-28)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.