Nur Fuad: Dari Limbah, Mendulang Rupiah

Nur Fuad dengan hasil karyanya. Foto: Metro Jateng/MJ-17
Nur Fuad dengan hasil karyanya. Foto: Metro Jateng/MJ-17

JEPARA – Di saat harga kayu jati melambung tinggi, tidak menjadi hambatan bagi Nur Fuad menjalankan usahanya. Pasalnya, mantan sopir angkot yang kini menjadi pengusaha kerajinan tangan itu memanfaatkan kayu jati limbah dari perusahan mebel. Meski menggunakan kayu jati limbah, produk buatan warga Mulyoharjo itu mampu menembus pasar internasional.

Dari kayu jati limbah perusahaan mebel, Nur Fuad, dibantu sepuluh pekerja, membuat kerajinan tangan berbagai macam miniatur alat transportasi. Seperti eskafator, pesawat terbang, mobil, kereta api, dan kapal kebanggaan Indonesia, Dewa Ruci. “Mulanya saya hanya sopir, saat melihat potongan-potongan kayu jati sisa mebel kok belum dimanfaatkan, akhirnya saya punya ide untuk membuat alat-alat transportasi dari limbah kayu itu,” ujar Nur Fuad, Minggu (1/2).

Lebih lanjut, bapak dua anak itu menyampaikan, saat ini kerajinan tangan buatannya banyak diminati warga asing. Terutama turis-turis dari Austarlia, Singapura, Iran, dan negara-negara eropa. Bahkan, Nur Fuad mengaku kewalahan memenuhi permintaan pasar. “Bulan ini saja saya sampai menolak pesanan, karena waktunya tidak cukup,” kata Nur Fuad.

Berkait harga, Nur Fuad mengaku tak mematok harga. Murah atau mahalnya barang pesanan disesuaikan dengan tingkat kerumitan pengerjaan. Seperti kapal Dewa Ruci berukuran panjang 2 meter, Nur Fuad membandrolnya mulai dari Rp 7 juta hingga Rp 15 juta. “Bergantung pemesan mau minta seperti apa, kalau ful ukiran tentu lebih mahal,” tandas Nur Fuad.

Sementara untuk miniatur mobil dan eskafator, Nur Fuad memasang tarif mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Selain itu, Nur Fuad mengaku siap menerima pekerjaan pembuatan miniatur bentuk apapun sesuai yang dikehendaki pemesan. (MJ-17)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 3 = 2

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.