Nenek Buruh Tani di Demak Menangis Haru Dapat Bantuan Bedah Rumah

Biaya bedah rumah tersebut bersumber dari zakat profesi anggota Polres Demak.

DEMAK – Satiyem, warga Desa Sidorejo RT 6 RW 7 Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak tidak kuat menahan haru dicampur bahagia saat rumahnya dibongkar untuk direnovasi. Janda berusia 65 tahun itu, selama ini tinggal di rumah berukuran 6×6 bersama anak perempuannya.

Rumah milik Satiyem mendapat bantuan renovasi dari Polres Demak. Foto: metrojateng.com

Sehari-hari, dia bekerja sebagai buruh tani untuk memenuhi kebutuhan hidup. Suaminya meninggal dunia beberapa tahun silam. Empat anak, hanya satu yang masih hidup dengannya. Sebab, yang dua sudah meninggal dan satunya lagi sudah menikah.

Rumahnya yang berdinding kayu sudah terlihat rapuh dan bolong-bolong di bagian samping dan belakang. Di musim hujan, dia susah tidur karena atap bocor.

“Saya tidak pernah berpikir akan mendapat bantuan perbaikan rumah,” katanya berbahasa Jawa kepada wartawan saat mendapat bantuan bedah rumah dari Polres Demak, Rabu (15/8/2018).

Menurutnya, tiap hari dia hidup serba kekurangan. Namun, kondisi itu tidak membuatnya berhenti bersyukur.

“Tidak mengeluh memang kondisinya seperti ini. Bersyukur masih bisa hidup, masih banyak orang yang baik,” paparnya.

Kapolres Demak, AKBP Mahesa Sugriwo menuturkan bahwa biaya bedah rumah tersebut bersumber dari zakat profesi anggota Polres Demak.

“Kami akan merenovasi rumah ini menjadi semi permanen. Lengkap dengan toiletnya. Biayanya dari zakat profesi anggota. Semoga ini bermanfaat,” tandasnya.(MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.