Nekat Melawan Begal, Pemuda di Magelang Dibabat Parang

Salah satu tersangka sempat dihajar massa sebelum berhasil diamankan polisi. Keduanya berhasil diringkus pada Rabu (26/6) malam lalu.

MAGELANG – Dua pelaku begal diringkus Tim Reskrim Polres Magelang usai melakukan perampasan di wilayah Mertoyudan Kabupaten Magelang. Akibat aksi mereka, dua orang mengalami luka bacok.

Dua pelaku begal diamankan di Mapolres Magelang. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Kedua tersangka, Bintang (24) warga Wates Tengah dan Adhe (24) warga Kemirirejo Kota Magelang ini diketahui merupakan residivis pelaku pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam. 

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengungkapkan, salah satu tersangka sempat dihajar massa sebelum berhasil diamankan polisi. Keduanya berhasil diringkus pada Rabu (26/6) malam lalu.

Sebelumnya sekitar pukul 21.15, pelaku membacok korban Afrizal (16) warga Kedon Pasuruhan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Saat itu korban dianggap menghalangi kendaraan tersangka saat melintas di Jalan Soekarno-Hatta Deyangan Mertoyudan.

Bintang yang membonceng langsung membacok korban dengan parang sebanyak empat kali ke arah punggung dan lengan kanan. Setelah itu, korban ditinggal begitu saja.

Mereka kemudian berjalan menuju arah Sawitan. Di tempat ini, keduanya bertemu dengan Deni Hermawan dan sempat diajak untuk minum miras jenis ciu.

“Setelah itu dengan dalih ingin ditunjukkan alamat, korban diajak tersangka menuju ke lokasi alamat yang dimaksud. Namun tiba di lokasi, tersangka Bintang langsung merebut HP korban. Saat dilawan, korban langsung dibacok dua kali,” terang Kapolres Magelang saat gelar perkara, Jumat (28/6/2019).

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 351 KUHP. Keduanya juga dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.