Nekad Beropresi, Karaoke Djoglo Dirazia Polisi

Belasan perempuan pemandu karaoke digelandang ke Mapolres Jepara. FOTO: Rhobi Shani
?

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengeluarkan surat larang bagi tempat hiburan seperti karaoke beroperasi selama Ramadan. Berjalan dua pekan, seruan itu tak diindahkan pengelola karaoke Djoglo di kawasan Pantai Karangkebagusan. Belasan perempuan pemandu karaoke yang kedapatan menunggu dan menemani tamu menyanyi langsung digelandang ke Mapolres Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho menyampaikan, razia yang digelar pada Minggu 11 Juni 2017, jelang dini hari itu berdasarkan informasi dari warga. Dimana, warga menyampaikan selama Ramadan tempat hiburan karaoke itu masih beraktivitas.

“Saat kami datang cafe Djoglo Putu Inten sedang beroperasi. Pemandu Karaokenya ada yang sedang menunggu tamu, ada yang sedang menyanyi di room. Kami juga menemukan minuman beralkhohol,” ujar Yudi, Senin 12 Juni 2017.

Yudi melanjutkan, selanjutnya belasan PK yang terjaring dikenai sanksi tindak pidana ringan. Kedepan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP Jepara untuk membrangus penyakit masyarakat selama Ramadan.

Sebelumnya, Yudi menambahkan, Satuan Sabhara Polres melakukan penggrebekan agen penjual minuman beralkohol (minol). Dari rumah Khoirul Basar, 43, warga RT 13 RW 1 Kelurahan Ujung Batu Kecamatan Jepara Kota berhasil mengamankan 240 minol.
“Berdasarkan pengakuan, minuman itu dipasok dari Semarang,” cetus Yudi.

Alkohol 45 persen yang dipesan, Yudi menambahkan, dibeli dengan harga Rp600 ribu per jerigen. Selanjutnya, alkohol dioplos dengan dengan air dan gula. Minol hasil oplosan dijual Rp700 ribu per jerigen. (oby)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

37 − = 30

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.