Natal dan Tahun Baru, Pasokan BBM di Solo Raya Ditambah 12 Persen

Produk Avtur juga ditambah sebesar 7% dari rata-rata konsumsi normal yaitu 480 KL menjadi 514 KL.

SOLO – PT Pertamina (Persero) pasokan BBM saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 di wilayah Solo Raya mencapai 12 persen. Pasokan Avtur juga ditambah sebagai antisipasi padatnya penerbangan di bandara Jateng dan DIY.

Pertamina menambah stok BBM hingga 12 persen di wilayah Solo Raya selama libur Natal dan Tahun Baru. Foto: metrojateng.com

Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region IV Pertamina, Andar Titi Lestari, mengatakan peningkatan konsumsi BBM akan terjadi pada 25 Desember dan 31 Desember. “Untuk BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite dan Pertamax Series) di Solo Raya kami siagakan tambahan stok 12 % dari rata-rata normal harian 2.376,57 KL/hari yang naik menjadi 2.668,22 KL/hari,” katanya, Senin (24/12/2018).

Adapun pasokan LPG di wilayah DIY, lanjutnya, Pertamina menambah stok 11% menjadi 749 MT/hari dibanding rata-rata harian normal 675 MT/hari.

“Berkaca dari masa satgas Nataru di tahun sebelumnya, Pertamina MOR IV memprediksi peningkatan konsumsi tertinggi terjadi pada 25 dan 31 Desember. Sedangkan penurunan konsumsi terendah terjadi pada 5 Januari 2019 atau berdekatan dengan berakhirnya masa libur Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Andar menambahkan, untuk produk jenis Gasoil (Solar, Dexlite dan Pertamina Dex) di wilayah Solo Raya diprediksi akan mengalami penurunan hingga 5% dari rata-rata harian sebesar 173,08 KL/hari menjadi 164,92 KL/hari. Hal ini disebabkan karena adanya pembatasan operasional angkutan barang dan penurunan kegiatan angkutan industri.

Selain itu, Pertamina juga melakukan penambahan produk Avtur sebesar 7% dari rata-rata konsumsi normal yaitu 480 KL menjadi 514 KL. Ini sebagai antisipasi padatnya penerbangan di bandara Jawa Tengah dan DIY selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2019. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.