Napi Asal Kenya Mati di LP Nusakambangan, Diduga Digerogoti AIDS

Divonis Penjara 16 Tahun, Baru Jalani 2 Minggu

Selama bertahun-tahun, Narapidana tersebut merupakan pengguna obat-obatan terlarang. Petugas juga mencurigai indikasi terkena virus HIV/AIDS.

SEMARANG – Seorang narapidana asal Kenya dilaporkan meninggal di Lapas Kelas II A Permisan, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Rabu (2/1/2019).

 

Kepala Lapas Kelas II A Permisan Nusakambangan, Yan Rusmanto mengatakan ada dugaan kuat bahwa narapidana itu meninggal akibat penyakit menahun yang diderita selama ini.
“Karena dulunya selama bertahun-tahun dia pengguna obat-obatan terlarang, kemungkinan dia meninggalnya karena terinfeksi bisa HIV/AIDS, bisa penyakit lainnya. Tapi kami akan kumpulkan bukti-bukti dulu,” kata Yan saat dihubungi metrojateng.com, Rabu (2/1/2019).

 

Untuk memastikan penyebab kematian narapidana asal Kenya itu, Yan mengaku telah menginstruksikan petugas sipir Permisan untuk mengecek langsung ke RSUD Cilacap. Posisi narapidana tersebut kini sedang ditangani oleh tim forensik RSUD Cilacap.

 

“Nanti kita sampaikan laporannya. Saya sedang hubungi petugas lapas yang berada di rumah sakit Cilacap dulu,” kilahnya.
Lebih lanjut, ia mengklaim narapidana yang tewas itu baru mendekam di lapasnya selama dua pekan terakhir. Menurutnya yang bersangkutan sebelumnya dijatuhi hukuman penjara 16 tahun.

 

Semasa hidupnya narapidana itu menghabiskan sebagian besar masa tahanannya di Lapas II A Besi yang berfungsi sebagai tempat penahanan bagi narapidana kasus narkotika.

 

“Jadinya kan pas Lapas Besi ada pengosongan sel tahanan beberapa bulan lalu, kemudian ada 11 terpidana yang dipindahkan ke Permisan. Nah salah satunya dia itu. Baru dua minggu di sini. Meninggalnya ya di sini, tapi penyakitnya sudah ketahuan gejalanya sejak lama, nanti biar diselidiki lebih mendalam dulu,” tukasnya.

 

Sedangkan, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja membenarkan kematian seorang narapidana di Lapas Permisan. Nama narapidana yang dimaksud adalah Jhon Charles Adhiam Bo Oahuongo AA Jarel Oahuongo.

 

Jhon meninggal dalam perjalanan dari Permisan menuju RSUD Cilacap tadi pagi. Saat dibawa ke RSUD Cilacap, Dokter Lapas Kelas II A Permisan juga menyertakan surat rujukan bernomor 1/2019 tanggal 2 Januari 2019.

 

“Meninggalnya pukul 10.15. Saat ini berada di ruang jenazah RSUD Kelurahan Sidanegara Kecamatan Cilacap Tengah,” katanya. (far)

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.