Musim Hujan, Warga Ketar-Ketir

Sejumlah warga melintas di jalan yang tergenang air di daerah Kembangan.
?
DEMAK – Sejumlah sungai di Kabupaten Demak mulai meninggi setelah memasuki musim penghujan. Hal itu membuat warga yang berada di sekitar sungai khawatir akan ancaman banjir.

Sungai yang debit airnya meningkat beberapa diantaranya Sungai Tuntang yang melintas di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Kebonagung, Guntur, Karangtengah hingga Bonang. Selain itu, Sungai Mijen yang berbatasan dengan Jepara, dan Sungai Cabean.

“Ketinggian air sudah menyamai tanggul. Bahkan beberapa waktu lalu sudah meluap,” kata Atiq, warga Desa Kembangan Kecamatan Bonang, Selasa (14/11/2016).

Dikatakannya, intensitas hujan yang melanda Demak masih cukup tinggi. Dikhawatirkan akan mengakibatkan banjir.

“Apalagi waktu malam hari, kami merasa khawatir. Untuk itu, kami minta pihak berkait untuk memperhatikan dan melakukan tindakan, setidaknya berkoordinasi dengan pihak desa. Supaya masyarakat tahu bagaimana kondisinya,” lanjutnya.

Ali,33, warga Grogol Karangtengah menambahkan, tanggul Sungai Cabean beberapa titik sudah mulai terkikis. Untuk itu perlu penanganan serius.

“Kami minta ada tindakan antisipasi sebelum terjadi banjir. Warga selalu khawatir jika musim hujan seperti ini,” paparnya.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Demak, Suprapto mengatakan, tingginya intensitas hujan di daerah hulu membuat beberapa desa berstatus siaga banjir. Beberapa desa itu diantaranya di Kecamatan Kebonagung meliputi Desa Pilangwetan yang terdampak luapan dari Desa Ngroto Kecamatan Gubug, Grobogan.

‘’Sudah diantisipasi tanggul darurat menggunakan karung pasir. Sejak awal, kecamatan yang rawan banjir ini sudah kami kirim 1.500 karung pasir. Ini beberapa desa tambah 500 sak,’’ tandasnya. (MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

5 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.