Muncul Kecurangan Lagi, Dua TPS Gelar Coblosan Ulang

Proses coblosan terpaksa diulang untuk kedua kalinya lantaran terdapat dugaan kecurangan yang dilakukan PPK Semarang Barat.

SEMARANG – Pemungutan suara ulang (PSU) akan digelar lagi di dua TPS Kelurahan Kembangarum, Manyaran, Semarang Barat. Proses coblosan terpaksa diulang untuk kedua kalinya lantaran terdapat dugaan kecurangan yang dilakukan PPK Semarang Barat.

Foto: Dokumentasi sidang pleno di Bawaslu Kota Semarang.

“Temuan di TPS 6 dan 7 Kelurahan Kembangarum, dokumen C1 Hologram dan salinan C1 terdapat kejanggalan antara pengguna hak pilih dengan pengguna surat suara upaya membuka C1 Plano sampai dengan hitung ulang surat suara telah dilakukan,” ungkap Ketua Panwascam Semarang Barat, Dwi Budiyono, Rabu (1/5/2019).

Temuan yang ia maksud muncul saat pembacaan rekapitulasi suara tingkat kecamatan pada 27 April kemarin.

Saat itu, kata dia, terdapat pemilih yang tidak mendapatkan surat suara DPD dan surat suara DPRD Kota Semarang di TPS 06 Kembangarum. Tak cuma itu, ada pula pemilih tidak mendapatkan surat suara DPD di TPS 07 Kembangarum.

Melihat temuan itu, pihaknya langsung menyetop proses rekapitulasi suara. Ia kemudian bergegas melaporkannya kepada Bawaslu Kota Semarang.

Setelah mendapati laporan itu, Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini mengatakan, temuan Panwascam Semarang Barat pada TPS 07 ada 158 pemilih DPT pada TPS tersebut yang tidak mendapat surat suara secara lengkap.

Ia pun memproses temuan karena memenuhi syarat formil dan materiil. “Karena sempitnya waktu kami melakukan sidang acara cepat dengan majelis pemeriksa saya dan pemeriksa kedua, Arief Rahman pada tanggal 30 April 2019 kemarin,” tuturnya.

Kemudian terjadi di TPS 06 pada surat suara DPD pengguna hak pilih 258, surat suara yang digunakan 218 terdapat selisih 40. Sementara, selisih juga terjadi pada surat suara DPRD Kota Semarang yang digunakan 238 namun jumlah pengguna hak pilih mencapai 258 orang terdapat selisih 20.

Selain itu, berdasarkan ketentuan pasal 25 ayat (6) dan ayat (7) Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelesaian Pelanggaran Administratif Pemilu, atas hal tersebut sidang diputuskan dengan memerintahkan kepada PPK Semarang Barat untuk melakukan usulan kepada KPU Kota Semarang terkait pelaksanaan pemungutan suara lanjutan di TPS 6 sejumlah pemilih 40 orang, tidak mendapat surat suara DPD) dan 20 orang , tidak mendapatkan surat suara DPRD Kota Semarang.

“Sementara TPS 7 ada 158 orang pemilih, tidak mendapatkan surat suara DPD,” jelasnya.

Ia memastikan coblosan yang kedua kalinya akan digelar 2 Mei 2019 di dua TPS tersebut.

“Kami berharap pemilu lanjutan menjadi bagian dari proses demokrasi yang sudah berjalan dengan baik sesuai asas luber jurdil dan bermartabat,” katanya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.