Muncul 74.501 Pemilih Tambahan di Jateng, Didominasi Mahasiswa

Pemilih tambahan paling banyak bermunculan di Kota Semarang.

Ilustrasi. Proses pencoblosan. Foto: ch kurniawati

 

SEMARANG – KPU Jawa Tengah sudah menuntaskan rapat pleno untuk menghitung daftar pemilih tetap tambahan (DPTb) untuk masa Pemilu 2019. Hasilnya, muncul sebanyak 74.501 pemilih tambahan di 35 kabupaten/kota.

Pemilih tambahan paling banyak bermunculan di Kota Semarang. “Karena banyak kampus yang tersebar di Semarang. Sehingga nantinya kami akan memasukan pemilih tambahan di TPS-TPS sekitar kampus,” kata Ketua KPU Jateng, Yulianto Sudrajat, usai menetapkan DPTb Pemilu 2019 di Hotel Santika, Jalan Pandanaran, Semarang, Kamis (21/3/2019).

Ia berharap dengan penempatan TPS di sekitar kampus, mampu menjaring pemilih pemula saat masa coblosan berlangsung.

Ia memastikan para pemilih tambahan juga tetap dilayani dengan baik. Lebih lanjut, ia bilang pemilih tambahan yang masuk DPTb saat ini sebanyak 74.501 jiwa. Jumlahnya meningkat pesat dibanding DPTb tahap I hanya ada 21 ribu jiwa.

“Itu sudah akumulasi ada DPT tambahan dan yang keluar provinsi lain,” jelasnya.

Pihaknya akan mengusulkan tambahan 10 TPS kepada KPU RI. TPS tambahan akan ditempatkan di Lapas Bulu, Lapas Kelas I Kedungpane Semarang dan sebuah TPS di RSJ Solo.

Untuk kepastian jumlah DPTb di rumah sakit dan lapas, akan ditetapkan tiga hari atau sepekan jelang coblosan. “Kami juga sedang menunggu hasil judicial review terkait masa tenggang 30 hari pendaftaran A5, apakah masih berubah atau tidak,” tandasnya. (far)

 

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.