MoU Dengan Kreasi Anak Bangsa, Pemkot Semarang Akan Hadirkan Indiskop

Walikota Semarang Hendrar Prihadi berfoto bersama Direktur Utama PT. Kreasi Anak Bangsa, Marcella Zalianty usai penandatanganan MoU pendirian indiskop di kantor Walikota Semarang belum lama ini.

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang terus berupaya menambah ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat dan kreatifitasnya khususnya di bidang perfilman. Pemkot menginginkan Kota Semarang dapat menjadi tempat untuk memasyarakatkan perfilman nasional Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukannya itu di antaranya dengan melakukan penandatanganan MoU dengan PT Kreasi Anak Bangsa (Keana Films-Production) tentang Penyelenggaraan Bioskop Rakyat (Indiskop) di Kota Semarang, baru-baru ini.

Dengan kerjasama itu Pemkot Semarang menegaskan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan pengembangan sektor pariwisata saja, namun juga pengembangan bakat dan kreatifitas warganya di bidang perfilman.

Indiskop sendiri adalah ruang putar untuk film-film nasional, yang akan mengacu pada kegiatan ekonomi dalam industri film Indonesia, dan juga sebagai ruang untuk berbagai kegiatan kreatif.

Pemerintah Kota Semarang bermaksud meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan penyediaan Bioskop Edusinema dan ruang publik berupa Indiskop untuk masyarakat Kota Semarang.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi menuturkan bahwa MoU dengan PT Kreasi Anak Bangsa ini menjadi sebuah titik awal Kota Semarang menjadi tempat untuk memasyarakatkan perfilman nasional Indonesia.

‘’Ini sebuah upaya percepatan pertumbuhan ekonomi dan transfer teknologi, sehingga Indiskop tidak hanya sebagai bioskop murah saja tetapi juga dapat mengubah sebuah wilayah menjadi wilayah pusat ekonomi dengan cita rasa nasional sehingga Semarang bisa menjadi tujuan pariwisata,’’ ujar Hendi, sapaan akrab walikota.

Di samping untuk menjangkau semua kalangan supaya bisa nonton film di bioskop, Indiskop juga hadir untuk menekan angka pembajakan film sehingga masyarakat bisa lebih menghargai sineas lokal.

Sementara terkait lokasi Indiskop, Hendi mengemukakan pihaknya menawarkan tiga kawasan, yaitu Kawasan Kota Lama, Pasar Bulu dan Kecamatan Tugu yang dekat dengan Kabupaten Kendal sehingga bisa menjadi alternatif tempat pembangunan bioskop rakyat.

Sementara Direktur Utama PT Kreasi Anak Bangsa yang juga seorang aktris peraih Piala Citra, Marcella Zalianty, mengatakan bahwa gagasannya untuk mendirikan Indiskop adalah untuk membuat jaringan bioskop pertama yang menyasar segmen ekonomi menengah (middle low).

Menurutnya, MoU yang dilakukan bersama Pemerintah Kota Semarang tentang pendirian Indiskop ini adalah kerja sama yang kedua setelah sebelumnya hadir di Kota Jakarta.

Dengan adanya Indiskop, Marcella berharap tidak hanya perfilman nasional lebih luas bisa ditonton oleh seluruh lapisan masyarakat, namun sekaligus bisa menjadi ruang kreatif bagi anak muda agar bisa lebih berpartisipasi dalam meningkatkan industri ekonomi kreatif dan perfilman. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.