Motor Diembat Gara-gara Saling Tatap

Bersenjata Celurit

Aksi perampasan terjadi karena korban melotot ke arah pelaku yang sedang mabuk di taman kota Weleri.

KENDAL – Empat pemuda pelaku perampasan sepeda motor dibekuk jajaran Reskrim Polres Kendal. Mereka mengancam korban menggunakan celurit.

Empat pelaku perampasan sepeda motor digelandang ke Mapolres Kendal. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Perampasan sepeda motor ini terjadi di jalan raya Ngasinan Weleri akhir tahun 2018. Korban yang sedang melintas diadang empat orang pemuda mabuk sambil mengacungkan celurit. Korban yang berboncengan tidak berani melawan dan memilih kabur meninggalkan motornya.

Empat pelaku usai melakukan perampasan melarikan diri ke wilayah Subah Batang dan berhasil diamankan polisi. Keempat pelaku perampasan yakni, Edi Riyadi, David Rudianto, Rama Andika alias Dika dan Deri Felani. Mereka adalah warga Desa Ngrejo Kecamatan Ringinarum Kendal.

Menurut penuturan pelaku, aksi perampasan terjadi karena korban melotot ke arah pelaku yang sedang mabuk di taman kota Weleri. “Kita emosi kemudian membuntuti korban, hingga sampai di tempat sepi korban dipepet dan diancam dengan celurit,” tutur David salah satu pelaku di Mapolres Kendal, Jumat (4/1/2019).

Awalnya pelaku hanya ingin memberi pelajaran kepada korban, namun melihat sepeda motor ditinggal mereka mengambilnya dan dibawa pulang. “Saya dapat info ada aksi balas dendam warga Ringinarum, makanya kami berempat kabur ke Sukorejo kemudian ke Subah tanpa tujuan,” imbuhnya.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Nanung Nugraha mengatakan penangkapan keempat pelaku perampasan ini dilakukan gabungan Polsek Gemuh, Polsek Weleri dan Reskrim Polres Kendal.

“Keempat pelaku bakal di jerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” kata dia. (MJ-01)

 

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.