Modus! Diiming-imingi jadi Model, Ternyata Malah Dicabuli

Bahkan, adegan mesum itu direkam pelaku memakai handphone. Video tersebut digunakan pelaku untuk mengancam korban supaya mau meladeni nafsu bejatnya lagi.

JEPARA – AS, pemuda 19 tahun ini nekat mencabuli gadis yang masih di bawah umur. Pelaku berpura-pura menjadi fotografer dan berjanji akan mengorbitkan korban menjadi model.

Kapolres Jepara menunjukkan barang bukti pencabulan. Foto: metrojateng.com

Korban berinisial TS (16) langsung kepincut janji manis pelaku. Namun, korban harus menyerahkan keperawanannya kepada pelaku.

AS menggauli korban dengan alasan untuk membuktikan keperawan korban. Bahkan, adegan mesum itu direkam pelaku memakai handphone. Video tersebut digunakan pelaku untuk mengancam korban supaya mau meladeni nafsu bejatnya lagi.

Aksi itu dilakukan di rumah pelaku di Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Namun, korban tak kunjung menjadi model seperti yang dijanjikan pelaku hingga akhirnya melaporkan ke polisi.

Kini, AS harus digelandang ke Mapolres Jepara untuk mempertanggungjawabkan aksinya tersebut.

Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman menuturkan bahwa pelaku berjanji akan mengorbitkan korban sebagai model. Dengan syarat harus masih perawan.

“Untuk membuktikan perawan atau tidak, korban harus melakukan persetubuhan dengan pelaku,” ujar Kapolres kepada wartawan di Mapolres Jepara, Rabu (27/3/2019)

AS sudah ditetapkan sebagai tersangka dab dijerat pasal 81 jo pasal 76D dan atau pasal 82 jo pasal 76E UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Kasus ini masih kami kembangkan apakah ada keterlibatan pelaku lain atau tidak,” jelasnya.

Sementara, AS mengaku mengenal korban dari nomor WhatsApp. Beberapa kali bertemu, pelaku berjanji akan menjadikan korban sebagai model. Padahal, dia bekerja sebagai tukang mebel kayu.

“Saya kenal lewat WhatsApp. Saya bohongi akan jadikan model dengan syarat masih perawan. Akhirnya saya minta untuk membuktikannya. Saat itu saya setubuhi di rumah,” katanya.

AS berinisiatif membohongi korban karena rasa cinta. “Saya suka sama dia. Akhirnya saya bagaimana caranya bisa begituan,” tandasnya. (MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.