Mitra Binaan Telkom Hijaukan Gunung Tidar dengan Pohon Buah

Ada puluhan pohon buah yang ditanam, antara lain pohon mangga, rambutan, kelengkeng dan semacamnya. 

MAGELANG – PT Telkom Magelang mengajak para mitra binaan naik ke Gunung Tidar untuk menanam pohon buah-buahan. Penanaman pohon dipimpin langsung oleh Widhi Prasetyo, Manajer War Room, Telkom Magelang.

Mitra binaan PT Telkom melakukan penanaman pohon di Gunung Tidar. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Kami ingin Gunung Tidar ini menjadi paru-paru Magelang, dan sengaja kami ajak para mitar binaan untuk bersama-sama menanam pohon di sini,” kata Widhi di sela-sela kegiatan, belum lama ini.

Kegiatan tanam pohon ini merupakan bagian dari Employee Volunteer Program (EVP) “Penanaman Pohon Untuk Selamatkan Bumi”. Ada puluhan pohon buah yang ditanam, antara lain pohon mangga, rambutan, kelengkeng dan semacamnya.

Widhi menjelaskan, pihaknya sengaja membawa para mitra binaan dari berbagai daerah di Kedu, seperti Kota dan Kabupaten Magelang, Temanggung dan Wonosobo, sekaligus untuk menyalurkan dana Community Development Center (CDC) Witel Magelang.

Mitra binaan PT Telkom hijaukan Gunung Tidar dengan tanaman buah. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Dana CDC triwulan pertama ini disalurkan sebesar Rp 858 juta untuk 22 mitra binaan. “Jumlah dana yang disalurkan mengalami kenaikan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sejak tahun 2015 hingga triwulan pertama 2019 ini, jumlah dana CDC Witel Magelang yang disalurkan sudah mencapai Rp 1.290.000.000. Di tahun 2015 jumlah pinjaman yang disalurkan sebesar Rp 4 miliar, dengan jumlah mitra binaan sebanyak 155 orang.

Tahun berikutnya sebesar Rp 5 miliar dengan mitra binaan 238 orang, tahun 2017 menurun jadi Rp 3.538.000.000 dengan mitra binaan yang lebih sedikit sebanyak 129 orang, tahun 2018 sebesar Rp 3.901.000.000 dengan mitra binaan sebanyak 124 orang.

Dewi, salah satu mitra binaan asal Kota Magelang mengaku menyukai kegiatan semacam ini. Di sisi lain, ia juga merasa terbantu karena mendapatkan pinjaman dari Telkom dengan syarat yang tidak berbelit dan tanpa agunan.

“Asalkan kita konsisten dengan usaha yang digeluti, Telkom pasti akan memperhatikan dan memberi kemudahan,” kata pengusaha jamu ini. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.