Michael Learns to Rock Siap Obati Rindu Penggemar di Semarang

Sebagai pembuka, band asal Kota Semarang, Cong Rock 17 akan menghibur penonton dengan beberapa lagu yang familiar di kalangan masyarakat.

SEMARANG – Grup band legendaris asal Denmark, Michael Learns to Rock (MLTR) siap mengobati kerinduan penggemar di Marina Convention Center (MCC) Kota Semarang pada 22 November 2019. Hingga kini 1.100 tiket konser kelas internasional tersebut sudah terjual.

Promotor Nada Live menggelar konferensi pers terkait konser Michale Learns to Rock yang akan digelar pada 22 November 2019 mendatang di Marina Convention Center Kota Semarang. Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Sesuai rencana, MLTR akan membawakan lagu-lagu hits di sepanjang karir mereka. Selain itu, juga ada beberapa lagu dari album baru yang akan mereka bawakan.

Sebagai pembuka, band asal Kota Semarang, Cong Rock 17 akan menghibur penonton dengan beberapa lagu yang familiar di kalangan masyarakat namun dengan sentuhan khas cong rock.

CEO Nada Live selaku promotor, Gandhi Ben mengatakan, konsep konser yang disuguhkan adalah konser yang lebih intim, mendekatkan antara MLTR dan penggemar. Tiket yang dijual hanya 1.700. Dengan seting ruangan tertutup dan jumlah penonton yang dibatasi, diharapkan suasana konser bisa memuaskan penggemar.

“Saat ini tiket yang terjual sekitar 1.100. Kami tidak bisa menjanjikan apakah ada tiket on the spot atau tidak. Jika habis sebelum hari H, maka tidak akan ada tiket on the spot,” ungkapnya, Senin (4/11/2019).

Diketahui, saat ini tiket presale sudah terjual habis. Sehingga tinggal tersisa tiga kelas, yaitu VVIP dengan harga Rp 1.950.000, tiket dengan harga VIP Rp 1.450.000, dan tiket Festival seharga Rp 650.000. Untuk informasi dan pembelian tiket dapat dilakukam di www.nada-live.com dan tiket.com.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan konser Westlife pada Juli 2019 lalu menjadi pendobrak stigma bahwa Semarang selalu dilewati ketika ada konser internasional.

“Terbukti, Westlife kemarin di Sam Poo Kong sukses. Kini diikuti dengan MLTR. Tentu saja kami harapkan dampak positif bagi Kota Semarang, terutama sektor pariwisata dan ekonomi warganya,” kata Hendrar.

Dengan adanya konser kelas internasional, maka orang luar Semarang akan tertarik datang, menginap di hotel Semarang serta menikmati kuliner Semarang.

Hendrar berpesan agar promotor segera mengurus segala perizinan, mulai dari imigrasi, keramaian hingga ke Mabes Polri. Hendrar tidak ingin ada kekurangan di kemudian hari yang bisa menghambat kelancaran konser. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.