Meski Mencret, Hewan Kurban dari Pasar Hewan Dinilai Layak

ilustrasi

KENDAL – Petugas pemeriksa hewan dari Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kendal memastikan seluruh hewan kurban yang dijual pengepul dan di pasar hewan layak dan siap di kurbannya pada Idul Adha. Hal itu berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan sejakAgustus lalu. Pemeriksaan menyasar 47 lapak penjual hewan kurban dan 4 pasar hewan baik sapi, kambing dan domba.

Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Drh Sri Wahyuni mengatakan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan hewan yang sakit berbahaya atau sakit berat. Petugas hanya menemukan beberapa hewan kurban yang sakit ringan, seperti cacingan, masuk angin dan mencret.

“Pada saat pemeriksaan, jika ditemukan hewan yang sakit, maka langsung diobati dan diberi obat secara gratis untuk kesembuhannya,”kata Sri Wahyuni. Petugas akan memberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) bagi penjual hewan kurban, baik di pengepul dan penjual hewan kurban di pasar sudah diperiksa. Dalam lampiran SKKH, petugas juga mencatat semua kondisi hewan yang dijual.

“Bagi pembeli hewan kurban, sebaiknya menanyakan SKKH pada penjual. Karena jika menunjukkan SKKH, berarti hewan-hewan kurban yang dijual sudah diperiksa oleh petugas,”imbaunya. Ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Kendal sudah mencukupi permintaan. Hewan kurban berupa sapi sebanyak 2.130 sekor, kambing 9.200 ekor dan kerbau 85 ekor.

Hewan-hewan ternak itu selain dari Kendal, juga ada yang dari Blora, Boyolali, Rembang, Jepara, Pati dan Wonosoba.”Saat ini tidak ditemukan hewan yang terkena penyakit menular, seperti anthrax, sehingga bisa dikatakan aman,” pungkasnya. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 6 = 3

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.