Meski Dilarang, Angkutan Bak Terbuka Masih Diminati Pemudik

Selain hemat, menggunakan kendaraan bak terbuka juga dapat memuat barang banyak.

TEGAL – Beragam cara dilakukan para pemudik untuk dapat pulang ke kampung halamannya di daerah asal. Sejumlah pemudik terpaksa melakukan perjalanan menggunakan mobil bak terbuka, bahkan truk. Di antaranya bahkan membawa sepeda motor untuk digunakan sebagai alat transportasi di kampung.

Sejumlah pemudik yang menggunakan kendaraan bak terbuka (pikap) berhenti sejenak di Rest Area 275 Tol Pejagan-Pemalang, untuk beristirahat dan mengisi bahan bakar. Foto : metrojateng.com/ adithya

Dua hari jelang Lebaran, ratusan kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju kota-kota di Pulau Jawa, memadati Rest Area Kilometer 275 Tol Pejagan-Pemalang di Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Senin (3/6/2019). Mereka tak hanya menggunakan mobil pribadi untuk pulang ke kampung halamannya di Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

Sebagian di antara pemudik menggunakan mobil bak terbuka yang biasa digunakan mengangkut barang. Bahkan, ada juga pemudik yang menggunakan truk untuk perjalanan mudiknya. Mereka mengaku terpaksa pulang kampung dengan kendaraan yang dimilikinya itu.

Jarwo salah satunya. Bapak dua anak ini mengaku hanya memiliki mobil pikap atau bak terbuka, yang bisa digunakan untuk pulang ke kampung halamannya di Bantul. Mobil pikap tersebut, biasa digunakan Jarwo untuk mengais rezeki di Jakarta.

“Cuma punya ini mau bagaimana lagi Mas. Seadanya, yang penting bisa buat menghidupi keluarga dan Lebaran bisa pulang,” ungkap Jarwo kepada metrojateng.com.

Pemudik bak terbuka lainnya, Sutomo menyebut, perjalanan mudik dari Bogor menuju Magetan Jawa Timur hanya menghabiskan uang untuk membeli solar sebesar Rp 500 ribu dan isi ulang kartu tol elektronik. Menurutnya, perjalanan mudik kali ini lebih lancar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pada mudik kali ini, Sutomo membawa sepeda motor miliknya untuk digunakan sebagai alat transportasi setelah tiba di kampung halamannya. Selain hemat, menggunakan kendaraan bak terbuka juga dapat memuat barang banyak.

Meski secara aturan, mengangkut orang tidak diperbolehkan untuk kendaraan bak terbuka, namun para pemudik ini terpaksa melakukannya agar bisa pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya mahal. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.