Merokok Sembarangan, 2 ASN Diciduk Satpol PP

Langgar Kawasan Tanpa Rokok

Padahal, ancamannya pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda hingga maksimal Rp 50 juta

SEMARANG – Satpol PP Kota Semarang kembali melakukan yustisi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan Balai Kota dan DPRD Kota Semarang, Kamis (6/12/2018). Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) berhasil diamankan karena kedapatan sedang merokok di ruang kerja di balai kota.

kawasan tanpa rokok
Petugas Satpol PP Kota Semarang saat yustisi Kawasan Tanpa Rokok di Kawasan Balai Kota, Kamis (6/12/2018). (foto: metrojateng/Marsukhin Abduh)

Dua oknum pegawai tersebut dinilai telah melanggar Perda Nomer 3 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Dimana sebagai tempat pelayanan publik, balai kota merupakan kawasan bebas asap rokok.

‘’Kami menyesalkan masih ada saja warga termasuk aparat, yang nekat merokok di kawasan bebas asap rokok ini,’’ kata Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kota Semarang, Sudibyo, Kamis (6/12/2018).

Sebanyak 70 personil diterjunkan dalam yustisi di beberapa tempat ini. Selain di balai kota dan DPRD Kota Semarang, juga dilakukan di Puskesmas, Rumah Sakit, dan sejumlah gedung perkantoran lainnya.

Menurut Sudibyo, perda tentang KTR ini sudah disosialisasikan selama tiga tahun terakhir. Namun masih saja ditemukan orang yang melanggar. Padahal, ancamannya pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda hingga maksimal Rp 50 juta.

‘’Sebagai tindak lanjut untuk penindakan ini, para pelanggar langsung kami proses secara hukum untuk mengikuti persidangand I Kantor Kecamatan Semarang Tengah,’’ tegasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.