Menteri Susi Lepas 69.005 Ekor Baby Lobster di Perairan Pulau Cemara

Sebanyak 69.005 ekor baby lobster yang nyaris diselundupkan akhirnya dilepas ke laut bebas.

JEPARA – Baby lobster hingga saat ini masih menjadi obyek perburuan liar yang paling marak ditemukan di perairan Indonesia. Buktinya, belum lama ini terdapat 69.005 ekor baby lobster yang nyaris diselundupkan oleh tangan-tangan jahat.

 

Foto: Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, tatkala melepaskan sejumlah ekor benih lobster ke dalam perairan Pulau Cemara, Karimunjawa. (Istimewa)

 

Aksi penyelundupan tersebut mampu digagalkan oleh aparat Polres Tanjung Jabung Barat Jambi bersama BKIPM Jambi.

Atas keberhasilan tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti lalu melepasliarkan puluhan ribu ekor baby lobster ke perairan Pulau Cemara, Karimunjawa, Kabupaten Jepara.

Pelepasliaran baby lobster dilakukan Susi dibantu petugas BKIPM serta Ditpolair Jateng, pada Jumat (12/4/2019) lalu.

“Sumber daya Ikan yang berhasil diselamatkan atas capaian yang dilakukan aparat kepolisian ini setara dengan nilai sebesar Rp 10 miliar,” ungkap Susi, dalam keterangan kepada metrojateng.com, Sabtu (13/4/2019).

Sebanyak 69.305 ekor baby lobster yang dilepasliarkan berasal dari jenis lobster pasir dan lobster mutiara. Pihak KKP menyisihkan 300 ekor untuk dijadikan barang bukti dari hasil penggagalan penyelundupan ini.

Ia menyebut bahwa apa yang ia lakukan selama ini demi menyelamatkan biota laut dari ancaman kepunahan. Warga di tepi perairan Pulau Cemara, kata Susi, telah diimbau untuk turut serta melestarikan baby lobster.

“Jangan menebar jaring sampai satu kilometer dari titik pelepasliaran. Dan juga sebaiknya warga menjaga perairan yang indah ini dari sampah plastik,” ujarnya. (far)

 

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.