Menristekdikti Mengaku Terima Laporan Terkait Masalah Pelaksanaan PDSS

Menristekdikti, M Natsir. Foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto

SEMARANG – Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir menyoroti masalah sekolah yang siswanya belum masuk Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Padahal, pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah berjalan, yakni dibuka sejak 4 Februari hingga 14 Februari 2019 mendatang.

Dia mengatakan, SNMPTN sudah berjalan, PDSS juga sudah berjalan dengan baik. Namun dalam pelaksanaam SNMPTN tahun ini, Nasir menerima adanya laporan sekolah dan siswa yang belum masuk dalam PDSS di lima daerah, seperti Surabaya dan Mataram.

“Memang ada beberapa sekolah yang belum masuk dalam PDSS, padahal siswanya adalah anak-anak yang berprestasi karena masuk dalam kelas akselerasi,” katanya saat ditemui di Universitas Khatolik (Unika) Soegijapranata, Selasa (12/2/2019).

Terkait berapa jumlah siswa dan sekolah mana saja yang datanya tidak masuk dalam PDSS. Nasir mengaku belum mengetahui berapa jumlahnya. Namun dalam waktu dekat, ia akan melakukan rapat koordinasi dengan Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, serta panitia SNMPTN.

“Nanti saya akan lihat masalahnya kenapa bisa sampai tidak masuk data. Menurut saya harus dimasukkan dulu dalam PDSS agar lebih kompetitif, nanti baru dilihat hasilnya masuk apa tidak dalam SNMPTN,” ucapnya.

Dia berharap agar dalam pelaksanaan SNMPTN ataupun SBMPTN, siswa yang berprestasi ataupun yang ingin mendapatkan pendidikan lebih tinggi tidak terganjal sistem yang dibuat pemerintah sendiri. (ade)

Ucapan Lebaran 1440

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.