Menpar Minta Pengelolaan Kota Lama Pakai Standar Internasional

Pengelolaan Kota Lama dapat menjadi contoh dalam mengelola kawasan heritage di Indonesia.

SEMARANG – Menteri Pariwisata (Menpar) Republik Indonesia, Arief Yahya mengunjungi Kota Lama Semarang dan mengimbau Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ataupun pengelola kawasan Kota Lama menggunakan standar kelas internasional untuk mengelola kawasan tersebut. Dia mencontohkan, Paradores di Spanyol yang sudah berhasil dan banyak mengelola kawasan heritage.

Jika berhasil mendapatkan pengakuan dari UNESCO kelak, bukan tidak mungkin Kota Lama Semarang akan menjadi destinasi wisata kelas dunia.

Menurutnya Kota Lama memiliki peluang yang besar dalam mendapatkan status tersebut karena banyak pihak yang mendukung dalam pengembangan Kota Lama Semarang.

Sertifikasi dari Unesco menurutnya akan mempermudah pengelola dalam melakukan promosi dan penjualan dalam meningkatkan kunjungan wisata di Kota Semarang.

“Pengelolaan Kota Lama dapat menjadi contoh dalam mengelola kawasan heritage di Indonesia. Sebab, ketua atau pengelolanya berasal dari kalangan pemerintah yang memiliki otoritas langsung,” terangnya, saat berkunjung di Semarang, Sabtu (22/6/2019) lalu.

Selain mengunjungi Kawasan Kota Lama Semarang, Menpar juga sempat berkeliling ke berbagai destinasi wisata lainnya di Kota Semarang didampingi Wakil Wali Kota Semarang, Kepala Dinas Pariwisata Kotka Semarang serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Menpar juga mengabadikan momen-momen kunjungannya tersebut dalam bentuk vlog. (ade)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.