Menjelang Pilpres, 5 Juta Warga Belum Rekam KTP-El

Warga yang belum rekam data itu rata-rata mempunyai KTP ganda.

SEMARANG- Menjelang kontestasi Pemilihan Presiden tahun depan, pemerintah telah merekam data KTP Elektronik (El) penduduk mencapai 97,8 persen.

Kemendagri meminta pemda segera menuntaskan rekam data e-KTP untuk pelaksanaan Pemilu 2019. Foto: metrojateng.com

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan jumlah tersebut terbilang cukup tinggi. Kini tinggal 2,2 persen warga yang belum rekam data.

“Jadi ada 4 juta sampai 5 juta warga negara Indonesia yang belum lapor perekaman datanya ke kelurahan,” tuturnya ditemui di Kota Semarang, Selasa (23/10/2018).

Ia menenggarai warga yang belum rekam data itu rata-rata mempunyai KTP ganda.

“Nah, saya minta dia yang punya KTP ganda segera laporlah. Termasuk yang bersangkutan berdomisili di mana. Supaya datanya bisa dipertanggungjawabkan saat dimasukkan DPT Pilpres dan Pileg,” ujar Tjahjo.

Ia menjelaskan ada banyak temuan di lapangan selama ini. Salah satunya, ada dua sampai tiga KTP yang dimiliki seorang warga. Kepemilikan KTP ganda disebabkan adanya warga pindah domisili kemudian tinggal di luar negeri.

Untuk itulah, ia meminta kepada Komisi Pemilihan Umum untuk memperbaharui data kependudukan. Ia mengatakan keberhasilan perekaman data KTP-El bergantung pada keaktifan warga dalam memperbaiki data kependudukannya.

Ia pun mengimbau kepada warga yang punya hak pilih saat Pilpres nanti supaya lekas melakukan rekam data ke kelurahan atau kecamatan. Tujuannya untuk memudahkan kinerja KPU dalam mengupdate data kependudukan.

“Yang di perkotaan ini datanglah rekam kembali ke kelurahan, supaya alamatnya valid. Karena banyak orang pindah domisili biasanya tidak pernah urus KTP. Ini menyangkut hak politik warga negara,” tegasnya.

Terkait isu penggelembungan data KTP-El, Tjahjo menampiknya. Pihaknya tidak mungkin memperbanyak data ganda KTP-El.

“Itu data lama. Kami minta KPU menyerasikam kembali. Supaya bisa meminimalisir kecurangan,” kata Tjahjo. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.