Menhub Ancam Beri Sanksi Maskapai yang Ogah Turunkan Harga Tiket

Pemangkasan tarif batas atas sebagai upaya pemerintah dalam menjawab keluhan masyarakat atas mahalnya harga tiket.

BREBES – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kembali menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada maskapai yang tidak menjalankan aturan terkait tarif batas atas tiket pesawat. Pihaknya meminta, hari ini seluruh maskapai segera menerapkan aturan tarif tiket sesuai dengan kebijakan pemerintah yang baru.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Foto: metrojateng.com/adithya

“Hari ini sudah terlihat ada beberapa yang mulai menurunkan harganya. Masih terus kami pantau perkembangannya,” ungkap Menhub usai melakukan peninjauan sarpras transportasi, dalam rangka kesiapan menghadapi Arus Mudik Lebaran 2019 di Gerbang Tol Exit Brebes Barat, Minggu (19/5/2019) sore.

Lebih lanjut Budi Karya Sumadi menjelaskan, seyogyanya hari ini sesuai kesepakatan bersama, para maskapai sudah menurunkan tarif tiket pesawat. Terhitung sejak dikeluarkannya kebijakan pemerintah yang baru terkait aturan tarif batas tiket pesawat pada 15 Mei 2019 lalu.

Menurutnya, pihak maskpai memberikan harga yang dapat dijangkau masyarakat, dengan penurunan tarif tiket antara 85 persen hingga 50 persen. Dengan penurunan tarif baru ini, masyarakat mempunyai pilihan.

Untuk menindaklanjuti maskapai yang terkesan ogah-ogahan untuk menerapkan aturan tarif tiket pesawat sesuai kebijakan pemerintah yang baru, pihaknya kembali menegaskan bakal memberi sanksi tegas.

“Kami beri waktu dua hari bagi maskapai untuk melakukan penyesuaian tarif, terhitung sejak tanggal pengesahan aturan tarif batas atas tiket pesawat, pada 15 Mei lalu,” tegasnya.

Budi menambahkan bahwa pemangkasan tarif batas atas sebagai upaya pemerintah dalam menjawab keluhan masyarakat atas mahalnya harga tiket. Selain itu juga memperhitungkan berbagai sektor ekonomi yang terdampak mahalnya harga tiket seperti sektor pariwisata. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.