Mendagri Ingatkan ASN Pemkot Semarang Tak Korupsi

ASN memberi pelayanan kepada masyarakat, harus sepenuh hati dan wajib menghindari korupsi dan suap.

SEMARANG- Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahyo Kumolo, menyebut tren kepala daerah terjerat kasus korupsi di negeri Indonesia ini mengalami peningkatan.


Mendagri Tjahyo Kumolo memimpin apel terpusat ASN Pemkot Semarang di Balai Kota Semarang, Senin (13/8/2018). Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

Hal itu disampaikannya saat menjadi pemimpin apel terpusat Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang di halaman Balai Kota Semarang, Senin (13/8/2018).

Biasanya apel dipimpin oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, sebagai inspektur upacara sekaligus memberikan amanat kepada jajaran ASN.

Dalam kesempatan itu, Mendagri Tjahyo Kumolo mengingatkan, agar semua ASN di lingkungan Pemkot Semarang dan pimpinan daerahnya dapat memahami semua aturan dan mekanisme tentang pengelolaan keuangan pemerintahan.

“Supaya tidak terjerat dan menghindari terjadi kasus hukum. Apalagi banyak dari kepala daerah yang terjerat kasus korupsi,” katanya.

Dia mengatakan, kesejahteraan kepala daerah diakui saat ini memang gajinya masih terbilang rendah. Namun melakukan tindakan melawan hukum, baik secara tidak sadar mapun secara sadar, harus dihindari.

Pihaknya di Kementerian Dalam Negeri pun sudah ada program untuk menuju perbaikan kesejahteraan tersebut. Baik melalui peningkatan tunjangan dinas maupun lainnya yang sah.

Kepada semua ASN, Tjahyo Kumolo juga memberikan penegasan, agar pada saat melayani masyarakat, harus sepenuh hati dan wajib menghindari suap. Termasuk menghindari pungutan liar yang akan merugikan diri sendiri. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.