Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Semarang Rapatkan Barisan

Partai pimpinan Prabowo Subiyanto ini pun menyiapkan kader terbaik sebagai calon anggota legislatif.

SEMARANG – DPC Partai Gerindra Kota Semarang mengadakan konsolidasi untuk merealisasikan tekad merebut kemenangan Pemilu 2019 di Kota Semarang. Partai pimpinan Prabowo Subiyanto ini pun menyiapkan kader terbaik sebagai calon anggota legislatif.

Para caleg dari Partai Gerindra Kota Semarang saat mengikuti kegiatan konsolidasi partai di Hotel Siliwangi. Foto: metrojateng.com/masrukhin abduh

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang Sigit Ibnugroho S mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang konsolidasi partai menghadapi pemilu 2019 mendatang. “Kami sudah siap menyambut pelaksanakan Pemilu 2019,” ujar Sigit Ibnugroho saat kegiatan konsolidasi yang berlangsung di Hotel Siliwangi dan dihadiri caleg tingkat kota, provinsi dan pusat, Minggu (30/9/2018).

Dikatakan, para caleg Partai Gerindra diharapkan tidak hanya menyukseskan dirinya namun juga harus berkampanye untuk pasangan capres dan cawapres Prabowo Subiyanto-Sandiaga Uno. “Kampanye pilpres dan pileg kan berbarengan, jadi semua caleg harus mengkampanyekan pasangan capres-cawapres kita,” tandasnya.

Selain itu, Sigit juga minta agar sesama caleg saling menjaga soliditas dan tidak bertabrakan saat berkampanye di tengah masyarakat. Memperluas jaringan partai dan menambah basis pemilih memang harus dilakukan oleh semua caleg, namun dalam kegiatan tersebut para caleg tidak boleh saling berbenturan.

“Jangan lupa siapkan saksi di tiap TPS, ini sangat penting untuk menjaga suara rakyat,” katanya.

Selain diisi dari internal, konsolidasi ini juga menghadirkan anggota KPU Kota Semarang Agus Supriyanto dan pakar komunikasi politik Fisip Undip M. Yulianto. Agus Supriyanto menyampaikan materi tentang aturan dalam pemilu mendatang.

Sedangkan M. Yulianto menyampaikan materi tentang strategi partai politik menghadapi pemilu 2019. Menurut Yulianto, pemilu kali ini berbeda dengan pemilu sebelumnya, dimana pemilu legislative dan pilpres digabung jadi satu. “Saya kira partai membutuhkan strategi jitu untuk bisa meraih simpati masyarakat,” katanya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.