Menang atas Perseru, PSIS Bisa Lebih Pede Tatap Persela

Di pekan ke-24, Hari Nur cs akan menyambangi markas Persela, Minggu (30/9) mendatang.

MAGELANG – PSIS akhirnya bisa keluar dari zona degradasi usai menggebuk Perseru Serui di pekan ke-23 Liga 1. Pelatih Jafri Sastra memuji sikap pemainnya saat lawan mampu mencetak gol dan akhirnya menyudahi pertandingan dengan kemenangan 4-2.

Kemenangan atas Perseru jadi modal penting bagi PSIS sebelum away ke kandang Persela Lamongan

Menjamu Perseru di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (23/9/2018) sore, PSIS justru dibuat kalang kabut oleh tim tamu. Gawang Jandia Eka Putra sudah jebol di menit 11 lewat Beto de Paula usai menerima umpan terukur Silvio Escobar.

Jafri Sastra mengakui strategi yang dia inginkan tak berjalan sesuai skenario. “Setelah kebobolan, permainan anak-anak tidal konsisten. Konsentrasi mereka menurun, sehingga tidak banyak peluang yang tercipta,” kata Jafri usai pertandingan.

Pada laga sore tadi, Jafri membuat perubahan di lini tengah dengan menurunkan Hafit Ibrahim sejak menit awal dan menggeser Bayu Nugroho untuk mengisi sisi kanan penyerangan. Skema tersebut hanya sanggup menghasilkan dua peluang di babak pertama.

Setelah turun minum, Jafri menyuntikkan Komarudin menggantikan Hafit dan bertukar peran dengan Bayu Nugroho. Pergantian ini berbuah manis. Serangan Mahesa Jenar lebih menggigit dan menghasilkan empat gol.

Penalti Bruno Silva di menit 52 mengawali comeback Mahesa Jenar. Selanjutnya berturut-turut Hari Nur membawa PSIS berbalik memimpin di menit 56, sebelum Bruno menambah keunggulan di menit 60.

Gol kedua Perseru melalui Yamashita Kunihiro di menit 74 tak mampu membendung PSIS yang mencetak gol keempat di menit 88 lewat sontekan Bayu Nugroho.

“Kemenangan ini sangat luar biasa. Anak-anak bisa keluar dari tekanan dan mencetak gol di babak kedua. Tapi kami tak boleh berhenti di sini, karena masih ada pertandingan lainnya,” beber Jafri.

Tambahan tiga poin membuat PSIS menggusur Perseru di peringkat 15. Tim Ibukota Jateng mengoleksi poin 26, unggul dua poin dari Perseru dan PS Tira yang berada di zona merah bersama PSMS Medan.

“Kemenangan yang sangat krusial. Kami bersyukur sementara bisa keluar dari zona degradasi. Tapi, kami harus kembali fokus ke pertandingan selanjutnya melawan Persela Lamongan,” General Manager PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto menambahkan.

Di pekan ke-24, Hari Nur cs akan menyambangi markas Persela, Minggu (30/9) mendatang. Pada pertemuan pertama PSIS menang dengan skor 3-1. (twy)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.