Mbiz Ekspansi Garap UMKM

Keterlibatan UMKM dalam bisnis e-procurement Mbiz sudah sejak setahun lalu. Sektor tersebut masuk sebagai vendor pada posisi seller.

SEMARANG – Perusahaan pengadaan barang dan jasa secara online (e-procurement), Mbiz berupaya menyediakan platform yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh organisasi atau perusahaan dari beragam sektor dan skala. Salah satu sektor yang akan digarap, yaitu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

VP Channel Product Development Group Mbiz, Hita Supranjaya didampingi Head of Marketing Mbiz, Winny Windiarini menjelaskan tentang bisnis e-procurement secara online kepada media di Hotel Aston Inn Semarang, Senin (11/3/2019). Foto: metrojateng.com/anggun puspita

VP Channel Product Development Group Mbiz, Hita Supranjaya mengatakan, sebagai pelaku bisnis di bidang penyediaan solusi e-procurement yang lengkap dan menyeluruh di Indonesia pihaknya memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap kebutuhan, ekspetasi dan tantangan yang dihadapi oleh beragam organisasi dari berbagai sektor, termasuk UMKM.

“Saat ini kebutuhan dalam pengadaan barang dan jasa tidak hanya milik pemerintah, perusahaan, atau BUMN. Sektor UMKM pun sekarang juga membutuhkan hal tersebut,” ungkapnya saat ditemui di Hotel Aston Inn Semarang, Senin (11/3/2019).

Kondisi itu menjadi peluang bagi Mbiz seiring menjalankan transformasi digital di hampir semua sektor yang sadar menyelenggarakan pengadaan barang dan jasa secara online.

“Untuk sektor UMKM, kami akan meluncurkan¬†Mbizmarket.co.id. Upaya ini kami lakukan juga seiring program dari pemerintah yang ingin mengembangkan UMKM,” tuturnya.

Diketahui, keterlibatan UMKM dalam bisnis e-procurement Mbiz sudah sejak setahun lalu. Sektor tersebut masuk sebagai vendor pada posisi seller. Hingga kini ada 3.500 UMKM pada posisi tersebut dalam Mbiz.

“Produk-produk UMKM ini memenuhi kebutuhan vendor kami yang berada pada posisi buyer. Namun, seiring berjalannya waktu ternyata keberadaan UMKM di Mbiz tidak hanya menjadi seller, tapi juga buyer karena mereka juga membutuhkan pengadaan barang dan jasa untuk bisnisnya,” tandas Hita. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.