Mbah Kasmi, Jamaah Tertua asal Semarang yang Bertolak ke Mekkah

SEMARANG – Menjelang musim haji 2018, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang terus mematangkan pendataan bagi para jemaah haji yang akan diberangkatkan ke Kota Suci Mekah, Arab Saudi. Kepala Kantor Kemenag Kota Semarang, Muhammad Habib mengatakan, kloter 68 akan berangkat pada jadwal perdana di tanggal 5 Agustus 2018 nanti.

“Dari catatan 1.919 jemaah asal Semarang yang berangkat nanti, Kasmi Karsid Pasimin menjadi jemaah haji tertua yang akan berangkat dari Semarang. Usia Mbah Kasmi menginjak 85 tahun,” kata Habib kepada metrosemarang.com, Jumat (13/7) pagi.

Ada enam orang yang berusia 11-20 tahun, 47 orang yang berusia rentang 21-30 tahun, 249 orang yang berusia 31-40 tahun, 559 orang yang berusia 41-50 tahun, kemudian 701 orang yang berusia 51-73 tahun, 345 orang yang berusia 61-74 tahun serta 12 jemaah berusia 75 keatas. Mbah Kasmi sendiri merupakan jamaah yang bertempat tinggal di Kampung Genting, Meteseh RT 02/RW VI.

Jamaah termuda yang akan terbang ke Tanah Arab atas nama Aulianisa Putri Widastuti. Aulia warga asal Semarang kelahiran 20 November 1998. “Usianya 19 tahun pas jadwalnya berangkat Agustus nanti,” ungkap Muhammad Habib.

Pihaknya telah menggelar manasik massal di UIN Walisongo. Saat ini tinggal menuntaskan prosesi latihan manasik di 10 kecamatan lainnya. Manasik tingkat kecamatan, diantaranya digelar di kantor KUA Gunungpati, kantor Kecamatan Mijen dan Aula Gedung Kecamatan Semarang Barat.

“Enam kali pertemuan manasik kecamatan dan dua di kanwil Semarang. Semoga proses persiapan tersebut bisa membekali jemaah agar beribadah secara khusyuk di Mekkah,” bebernya. Menurut Habib, keluarga jamaah bakal mendapat lima liter air zam-zam dari Garuda Indonesia sebagai maskapai penyelenggara haji 2018. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 2 = 3

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.