Material KTP Elektronik Invalid Berusia Tujuh Tahun Dimusnahkan

Sebanyak 28.128 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El) invalid dimusnahkan.

SEMARANG- Sebanyak 28.128 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El) invalid dibakar oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang untuk memusnahaknya di halaman kantor, Rabu (19/12/2018).

Petugas musnahkan ribuan keping EKTP invalid di halaman kantor Dispendukcapil Kota Semarang, Rabu (19/12/2018). Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Adi Trihananto mengatakan, pemusnahan dengan cara dibakar sesuai instruksi Mendagri dalam surat edaran nomer 470.13/11176/SJ tanggal 13 Desember 2018. Ribuan KTP El invalid dikumpulkan dinas ejak 2011-2018.

“Petunjuk ini menugaskan kita untuk melakukan pembakaran. Yang dibakar hari ini sisanya yaitu sebanyak 22.752 keping, karena hari Jumat kemarin kita juga sudah bakar 5.376 keping,” kata Adi Trihananto.

Semua KTP El itu dinyatakan invalid karena kondisinya rusak. Selain itu, karena ada perubahan data kependudukan, sehingga tidak sesuai lagi dengan pemegangnya. Pemiliknya sudah meninggal dunia serta karena pindah kependudukan masuk atau keluar menjadi warga Kota Semarang.

“Jadi ini sudah tidak berguna dan tidak bermanfaat, tentu sesuai instruksi harus dibakar,” tegasnya.

Dijelaskan, sebelumnya KTP El invalid disimpan kemudian harus disetorkan ke Kemendagri. Sekarang bisa langsung dibakar sehingga lebih aman dan tidak mengundang kecurigaan. Sehingga semua petugas Dispendukcapil bisa konsentrasi pada pelaksanaan pendataan penduduk dengan baik tanpa dibayangi rasa kekhawatiran.

“Kalau yang tersisa pasti ada, karena pelaksanaan pelayanan kita harian, sehingga setiap hari selalu pasti ada yang invalid dari masyarakat. Itu akan kita lakukan pmbakaran juga sesuai instruksi secara periodik. Sebagaimana juga di masing-masing dukcapil seluruh Indonesia,” tandasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.