Masyarakat Antusias Kumpulkan Sampah Plastik

"MyPertamina Peduli Menukarnya dengan BBM Pertamax"

Peduli Lingkungan – Seorang pedagang membawa sekarung botol plastik untuk ditukar dengan BBM Pertamax melalui My Pertamina di SPBU 4456213 Manding, yang dterima petugas SPBU dengan senyuman.
Foto : Istimewa/Tri Sutristiyaningsih

 

METROJATENG.COM-Sampah plastik menjadi masalah global yang dewasa ini mendapat perhatian lebih dari banyak negara. Sebagai material yang butuh waktu lama untuk terurai, produk berbahan plastik akan terus ada dan menumpuk di dunia dalam waktu yang lama.

Pelarangan penggunaan  plastik belum banyak berpengaruh terhadap menurunnya sampah plastik. Untuk itu perlu diimbangi dengan pengelolaan sampah dan insentif finansial untuk mengubah kebiasaan konsumen dan pelaku industri.

Melihat kondisi ini, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) IV wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berinisiatif untuk mengelola sampah plastik dengan mengajak masyarakat untuk memilah dan mengumpulkan sampah plastik. Pengelolaan sampah plastik ini sebagai pilot project  PT Pertamina (Persero) MOR IV wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta  yang bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Temanggung.

Anna Yudhiastuti selaku Unit Manager (UM) Communication, Relations, & CSR Pertamina MOR IV mengungkapkan sampah plastik yang dikumpulkan oleh masyarakat selanjutnya dapat ditukarkan dengan pundi-pundi rupiah non tunai melalui aplikasi MyPertamina di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Temanggung. Pengelolaan sampah plastik ini mendapat respon yang sangat bagus dari masyarakat, ini terbukti sejak program “Peduli Lingkungan Bersama MyPertamina’ diluncurkan pada Kamis (8/10) di SPBU 4456213 Manding, Temanggung, Jawa Tengah, hingga sekarang sudah terkumpul 3.990 botol.

Yoga,  SBM Temanggung-Wonosobo MOR IV mengatakan jumlah botol yang terkumpul selama 4 hari ini terdiri dari  615 botol besar dan 3.375 botol sedang. Masyarakat sangat antusias dengan program yang digelar oleh Pertamina, karena dengan mengumpulkan botol dalam jumlah tertentu bisa ditukar dengan BBM Pertamax.

“Masyarakat Temanggung sangat antusias dengan kebersihan kotanya, sehingga dalam waktu 4 hari bisa mengumpulkan hampir 4.000 botol plastik.  Selain kotanya bersih dari sampah plastik, masyarakat juga dapat mengisi BBM pertamax gratis dari botol botol plastik tersebut,” jelas Yoga. 

Sampah-sampah plastik  ini, lanjut Yoga, selaku tim lapangan yang menangani program “Peduli Lingkungan Bersama MyPertamina” tidak dibiarkan begitu saja. Sebaliknya, Pertamina bekerjasama dengan Koperasi Tebas Sampah di kabupaten Temanggung,  menampung sampah plastik tersebut. Namun melihat antusias masyarakat untuk memilah dan mengumpulkan sampah plastik, kedepanya akan dilakukan penjajagan dengan 20 bank  sampah lainnya di Temanggung.

“Program penukaran sampah botol  plastik  dengan BBM Pertamax ini akan berlangsung hingga 31 Desember 2020. Namun jika masyarakat masih bersemangat untuk mengumpulkan sampah botol plastik demi menjaga kebersihan kotanya tidak menutup kemungkinan program ini akan dilanjutkan di SPBU-SPBU lainnya di Temanggung maupun di wilayah Jateng-DIY.

Tukar Botol- Seorang ibu tengah menyerahkan puluhan botol plastik untuk ditukar dengan uang non tunai melalui MyPertamina.
Foto: Istimewa/Tri Sutristiyaningsih

 

Saat ini penukaran  sampah botol plastik dapat dilakukan di 8 SPBU di wilayah Temanggung. Di antaranya SPBU 4456204 Kawangan, SPBU 4456205 Parakan, SPBU 4456206 Bengkal, SPBU 4456208 Bulu, SPBU 4456209 Candiroto, SPBU 4456212 Nguwet, SPBU 4456213 Manding, dan SPBU 4456214 Ngadirejo.

Dijelaskan Yoga, botol botol plastik ini selanjutnya oleh bank sampah akan dicacah dan diolah menjadi bji plastik yang dapat dimanfaatkan  menjadi bahan baku peralatan rumah tangga yang memiliki nilai jual lebih tinggi. “Ini menjadi peluang baru  bagi masyarakat. Jadi selain lingkungan menjadi bersih, masyarakat juga mendapat tambahan penghasilan,” tambah Yoga.

Warga temanggung sendiri dengan program ini sangat mendukung, termasuk Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq yang menyambut baik program tersebut. Warga sekitar SPBU, kini tidak membuang botol plastik sembarangan tetapi justru dikumpulkan untuk mendapatkan Pertamax melalui aplikasi MyPertamina.

Bupati Temanggung sangat  mengapresiasi Inisiasi yang dilakukan Pertamina. Program yang dijalankan sangat kreatif, cerdas, dan bersinergi .

“Program ini juga  menambah semangat masyarakat untuk peduli lingkungan dan mengumpulkan sampah untuk ditukar dengan bensin, yang merupakan kebutuhan sehari-hari,” ungkap Bupati Temanggung.

Anna Yudhiastuti menambahkan program tersebut merupakan sinergi kerja sama antara Pertamina dengan Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih lewat pengelolaan sampah plastik yang dimulai dari warganya.

“Melalui program ini kami ingin mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dan bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah yang dihasilkan dari aktivitas kita setiap harinya, khususnya sampah plastik botol minuman yang paling banyak ditemukan di tumpukan sampah,” jelas Anna.

Setiap penukaran 15 botol minuman plastik ukuran 1.500 ml atau 25 botol minuman plastik ukuran 600 ml, masyarakat dapat memperoleh uang non tunai Rp 500 dalam bentuk saldo MyPertamina yang juga terintegrasi dengan saldo LinkAja!, dan  berlaku kelipatan. Uang non tunai dari MyPertamina tidak hanya bisa ditukar dengan BBM, tetapi juga bisa ditukar dengan produk Pertamina lainnya  melalui MyPertamina.

“Dengan penukaran sampah menjadi pundi-pundi rupiah, masyarakat dapat merubah mindset-nya bahwa sampah yang apabila dikelola dengan baik, selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat juga bisa menguntungkan dengan menghasilkan pendapatan,” tambahnya. 

Program penukaran sampah botol plastik disambut baik oleh Rendy Wahyu yang sangat setuju dengan program Pertamina MOR IV. “Dengan  ini  diharapkan  sampah plastik bisa berkurang . Semoga program ini mendapat respon positif dari masyarakat,” Ayo kampanye Go Green,” ujarnya dalam  Instagram Pertamina MOR IV.

Antusias program penukaran sampah botol plastik tidak hanya disambut positif oleh warga Temanggung tetapi juga kota-kota lainnya seperti kota Semarang. Sebagaimana disebutkan archangel di Instagram Pertamina MOR IV,  “Wah pas nih di Semarang segerakan dong min”, juga Yulia Dewi  yang mengatakan “Wah keren  semoga bisa diikuti di daerah lain”. (Tri Sutristiyaningsih)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.