Masuk Perangkap, Pengedar Tembakau Gorila Dibekuk

Narkotika – Kepala BNNP Benny Gunawan memberikan keterangan terkait pengungkapan tembakau gorila. (Ist/tya)

 

BATANG, METROJATENG.COM- Memperdgangkan barang terlarang berupa tembakau Gorila, AAK, seorang pemuda  24 tahun asal Batang dijebloskan di sel.Ia dibekuk setelah terperangkap ketika mau mengambil paket barang haram pesanannya itu di kantor perusahaan jasa pengiriman jalan  Dr. Wahidin Batang.

” Kami bergerak dan menangkap setelah orang yang dicurigai mengambil paket. Mula mula dari penangkapan AAK ditemukan 2 paket, lalu dari hasil pengembangan tambah dua paket menjadi 4 paket,semua seberat 58,86 gram tembakau gorila”, ungkap Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Benny Gunawan,Selasa(2/3)di kantor BNNK Batang .

Benny menyebutkan terungkap ulah AAK, karyawan  suatu perusahaan swasta bergerak di bidang perikanan bermula dari kecurigaan bea cukai terhadap pengiriman dua paket ke alamat tujuan lewat jasa pengiriman paket di Batang. Isi dua paket disamarkan dengan dicampur  pakaian dan sepatu bekas. Dari kecurigaan paket berisi narkotika oleh Bea Cukai Jateng dan DIY diinformasikan ke BNNP Jateng. Atas informaai dibentuk tim gabungan ya g melibatkan BNNK Batang. Tim gabungan swlanjutnya memasang perangkap. Usaha itu telah membuahkan hasil. Tersangka AAK pada Rabu(24/2) siang sekitar pukul 13.00 setelah mengambil dua  paket langsung disergap.

Warga  Klidang Lor, Batang itu cuma pasrah. Dari keterangan AAK, penyidik lalu kembali menyita dua paket kiriman berikutnya.

Menurut Kepala BNNP ulah tersangka merusak mental para remaja.  Ini,terbukti ia menjual tembakau gorila yang mempunyai efek 4 kali lebih berat dibanding ganja kepada  para anak-anak dan remaja usia 17-21 tahun di lingkungannya. 

Produk narkotika ini dijual secara eceran dengan harga terjangkau Rp 50 ribu-Rp 100 ribu.  AAK mengaku sudah setahun  memperdagangkan tembakau gorila di daerah asalnya Batang. Hingga saat  kasus penangkapan AAK masih terus dikembangkan penyidik, untuk pemeriksaan lebih lanjut. (tya

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.