Masa Depan Bangsa Tergantung di Tangan Generasi Muda

Saat ini banyak sekali masalah yang kompleks mengenai pemahaman ideologi Pancasila.

Ketua Yayasan USM, Prof Muladi saat memberikan plakat kepada salah satu peserta. (metrojateng.com)

SEMARANG – Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD menyarankan para mahasiswa untuk kembali memahami tentang nilai-nilai Pancasila. Dengan begitu mereka bisa mempelajari kemajemukan yang ada di Indonesia selama ini. Sebab, masa depan bangsa tergantung dengan generasi muda.

“Kita harus menolak radikalisme dan fanatisme, karena Pancasila bukan untuk ini dan itu tetapi untuk kita semua dalam kemajemukan bangsa Indonesia,” ungkapnya tatkala mengisi seminar nasional dengan tema Kompleksitas Ideologi Pancasila di Era Millenial di Aula gedung V Lantai 6 USM, Sabtu (16/3/2019).

Ia mengungkapkan saat ini banyak sekali masalah yang kompleks mengenai pemahaman ideologi Pancasila. Tentunya, untuk menyikapi hal tersebut jika menerima informasi tidak boleh langsung diterima, tetapi dikritisi dan harus selektif sesuai dengan ideologi bangsa. “Maka Pancasila sebagai tempat kembali ideologi Indonesia harus diperkuat lagi,” cetusnya.

Ketua Yayasan USM, Prof Muladi mengaku bahwa kompleksitas Ideologi bangsa selalu mengandung indikator tentag makna antar hubugan nilai-nilai sosial budaya dalam suatu negaara yang akan meempengaruhi cara berfikir secara keseluruhan dalam mengelola suatu negara.

Hal ini termasuk pendekatan sistem yang harus dilakukan secara komprehensif untuk mencapai efek positif maksimal yang diharapkan.

Rektor USM, Andy Kridasusila mengatakan kampusnya berkomitmen  melakukan investasi untuk generasi muda.

Dengan begitu, perguruan tinggi merupakan salah satu upaya dalam mencerdaskan anak bangsa sehingga harus ikut mengawal karena masa depan bangsa tergantung dengan generasi muda. (far)

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.