Marak Minimarket 24 di Semarang Dirampok, Karyawan Dibacok

Pelaku pertama kali masuk minimarket tersebut dengan membeli susu kedelai. Selang beberapa menit, pelaku datang bersama seorang rekannya, langsung masuk ke dalam dan mengancam menggunakan sajam.

SEMARANG – Perampokan terhadap minimarket yang beroperasi 24 jam kembali marak terjadi di Kota Semarang. Terakhir, minimarket di Jalan Perintis Kemerdekaan nomor 110, RT 01 RW 03, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, dirampok pada Sabtu (22/6/2019), sekitar pukul 00.45. Selain membawa kabur uang senilai Rp 11 juta, perampok yang diduga berjumlah dua orang tersebut juga melukai seorang karyawan menggunakan senjata tajam.
Kapolsek Banyumanik AKBP Retno Yuli mengatakan, dalam peristiwa perampokan tersebut, korban bernama Ade Deni (22), warga Susukan, Ungaran, Kabupaten Semarang mengalami luka bacok akibat senjata tajam jenis gobang.

“Kejadiannya Sabtu dini hari. Seorang karyawan kena sabetan sajam, luka pada lengan kiri dan ibu jari tangan kiri. Informasi yang kami terima, pelakunya dua orang,” katanya saat dikonfirmasi.

Informasi yang dihimpun di kepolisian, kejadian tersebut berawal saat salah seorang terduga pelaku masuk ke dalam minimarket. Orang yang belum diketahui identitasnya tersebut masuk dengan mengenakan helm, masker, dan kaos tangan. Setelah itu ia membeli susu kedelai kemasan dan dilayani oleh korban Ade.

“Terduga pelaku itu membeli susu kedelai dan langsung membayar. Setelah itu keluar dari minimarket. Selang beberapa menit terduga pelaku datang bersama seorang rekannya, langsung masuk ke dalam dan mengancam menggunakan sajam,” jelas Retno.

Ternyata terduga pelaku tidak hanya mengancam saja tetapi juga membacok lengan korban. Kemudian meminta korban menunjukkan lokasi brankas minimarket.

“Begitu tahu keberadaan brankas, pelaku langsung mengambil uang sekira Rp 11 juta. Lalu kabur menggunakan sepeda motor matic,” paparnya.

Korban yang terluka dan temanya kemudian melapor ke Mapolsek Banyumanik. Polisi kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Kami masih kumpulkan keterangan saksi. Anggota masih mengembangkannya di lapangan,” pungkasnya.

Enam hari sebelumnya, kasus perampokan minimarket juga terjadi di Jalan Teuku Umar, Jatingaleh, Gajahmungkur, Minggu (16/6/2019) malam. Saat kejadian dua orang karyawan sedang menghitung uang hasil jualan di depan brankas yang berada di lantai dua. Kemudian datang dua orang bersenjata tajam. Seorang langsung mengancam seorang karyawan yang berada di meja kasir dan dipaksa menunjukkan lokasi brankas sedangkan seorang lagi tetap berada di lantai satu dan menggasak rokok di minimarket. Setelah mendapatkan uang dan barang itu keduanya kabur. (aka)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.