Mantan TKI Berlatih Bisnis Bengkel

Sejak 2011 program Mandiri Sahabatku telah membantu lebih dari 11 ribu peserta pekerja migran.

SEMARANG- Astra Motor dan Bank Mandiri memberikan pelatihan pengelolaan bengkel kepada alumni program Mandiri Sahabatku.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau program bengkel motor binaan Astra Motor Mandiri, di Kota Semarang, Kamis (16/8/2018). Foto: metrojateng.com/Ade Lukmono

Peserta binaan dalam program “Bapak Asuh Bengkel” telah menjalani training dan dinilai siap menjadi wirausaha profesional dalam menjalankan bisnis bengkel sepeda motor.

Chief Executive Astra Motor, Sigit Kumala mengatakan kolaborasi itu merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung program pemerintah terkait mantan Pekerja Migran Indonesia untuk menjadi wirausaha di negeri sendiri dengan memiliki bengkel motor.

“Kerjasama dengan Bank Mandiri ini merupakan kali pertama terkait pengembangan Pekerja Migran Indonesia dalam bidang kewirausahaan,” ujar Sigit, Kamis (16/8/2018).

Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans juga menyampaikan Program Bapak Asuh Bengkel untuk mengakomodir ketertarikan alumni Mandiri Sahabatku di bidang otomotif.

Sejak 2011, program Mandiri Sahabatku telah membantu lebih dari 11 ribu peserta Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong, Jepang, Korea Selatan dan Malaysia untuk mewujudkan cita-cita berkumpul kembali dengan keluarga dan menjadi pelaku usaha yang mandiri di Tanah Air.

Program Bapak Asuh Bengkel sebelumnya telah disosialisasikan di Malaysia pada Desember 2017 lalu. Sebanyak 27 alumni Mandiri Sahabatku yang berasal dari Hongkong, Malaysia dan Korea Selatan tercatat menjadi peserta program Bapak Asuh Bengkel.

Setelah melalui serangkaian seleksi wawancara dan survei, diputuskan sembilan peserta menjadi binaan Astra Motor dan Bank Mandiri yang dinilai berdasarkan tempat usaha, modal dan service demand di tempat usaha peserta binaan.

Pada pertengahan Juli lalu, sebanyak sembilan peserta terpilih telah mengikuti in class training selama tujuh hari di Astra Motor Jawa Tengah. Para peserta pun dibekali seputar bisnis bengkel seperti proses administrasi, pendalaman Honda Technical Eduation Program (HOTEP), basic mentality dan ditutup dengan OJT (On the Job Training) selama 14 hari di jaringan AHASS.

Pihak Astra Motor dan Bank Mandiri pun sangat berharap keberhasilan program Bapak Asuh Bengkel ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi Pekerja Migran Indonesia lainnya yang berniat untuk kembali ke Tanah Air danmembuka usaha sendiri di kampung halaman.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasi atas kontribusi Astra Motor dan Bank Mandiri dalam memajukan perekonomian masyarakat Jawa Tengah.

“Saya pesan untuk Astra Motor dan Bank Mandiri agar para peserta tidak hanya dibekali dengan pengetahuan and kemampuan dan modal tapi jangan lupa diberi pendampingan sampai mereka bisa berdikari,” ujar Ganjar Pranowo sekaligus menutup kegiatan prosesi kelulusan program Bapak Asuh Bengkel. (ade)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.