Maling Akik, Dayu Dibekuk Massa

BOYOLALI – Dayu Wira Prahadiaz (24), dibekuk massa, Senin (6/4) malam. Warga Bangunharjo, Gandekan, Jebres, Solo itu dikejar massa setelah ketahuan mencuri akik di rumah Zamroni (36), warga Dukuh Magersari, Desa Mojo, Kecamatan Andong, Boyolali.

Dari rumah korban, Dayu berhasil mencuri satu kotak yang terbuat dari keramik berisi akik dan pecahan batu akik yang masih mentah. Selain itu dia juga mencuri satu jam tangan.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kapolsek Andong AKP Suwardiyono mengatakan, Dayu masuk ke rumah Zamroni sekitar pukul 19.45. Saat itu, Zamroni sedang tiduran di kamarnya. Pintu rumahnya dalam keadaan tidak terkunci sehingga Dayu masuk ke rumah Zamroni dengan mudah.

Dayu kemudian mengobrak-abrik almari dan menemukan kotak yang terbuat dari keramik. Kotak itu berisi batu akik dan beberapa yang masih berwujud bongkahan batu.

Dayu pun langsung membawa kabur kotak tersebut plus jam tangan Zamroni. Saat berusaha kabur dengan mengendarai motor matic-nya, kotak berisi sejumlah batu akik itu malah jatuh. Di saat yang sama, Zamroni juga terbangun dari tidurnya dan keluar rumah.

Melihat Dayu tengah mengambili batu akik yang berserakan, Zamroni langsung berteriak ‘maling’. Hal ini membuat Dayu panik dan langsung kabur meninggalkan motornya. Warga sekitar yang langsung berhamburan keluar rumah, ikut mengejar Dayu. “Saat dikejar massa, tersangka kemudian bersembunyi,” kata Suwardiyono.

Setelah beberapa jam dicari, sekitar pukul 23.00, Dayu berhasil ditemukan di rumah warga tak jauh dari Mapolsek Andong. Warga dan polisi langsung menangkap dan membawanya ke polsek.

Menurut Suwardiyono, Dayu adalah seorang residivis yang sudah enam kali masuk penjara, karena kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Atas perbuatannya itu, Dayu dijerat pasal 363 KUHP tentang Curat. (MJ-07)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

20 − 10 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.