Mal Pelayanan Publik Banyumas Bakal Diresmikan Menpan RB

Banyumas menjadi salah satu dari 11 daerah yang ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan MPP

BANYUMAS – Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyumas bakal segera difungsikan pada Kamis (10/1). Pusat informasi pelayanan satu pintu itu rencananya akan diresmikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin.

Mal Pelayanan Publik Banyumas akan diresmikan Menpan RB. Foto: metrojateng.com

Banyumas menjadi salah satu dari 11 daerah yang ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan MPP berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11/2018 tentang Penetapan Lokasi Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik Tahun 2018. Berdasarkan SK tersebut, pemerintah daerah diwajibkan menyelenggarakan implementasi MPP sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kami akan kembali mengundang Menpan RB meski kami telah melakukan Soft Opening pada tanggal 28 lalu,” kata Sekda Wahyu Budi Saptono, Rabu (9/1/2019).

Pihaknya telah menjalin komunikasi dengan berbagai instansi vertikal untuk bekerja sama dan melakukan proses integrasi sistem pelayanan. Di antaranya Polres Banyumas, Kantor Imigrasi, BP3TKI Jateng, PBJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Pelayanan Pajak dan Bank Jateng.

Fasilitas tempat bermain di MPP Banyumas. Foto: metrojateng.com

MPP juga dilengkapi fasilitas khusus tempat untuk bermain anak, tempat menyusui atau Laktasi dan kursi roda untuk kaum difabel. Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas dalam menyediakan fasilitas umum itu untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat yang akan pengurus berbagai dokumen.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Herni Sulasti mengatakan, penyediaan tempat bermain anak merupakan salah satu yang harus dipenuhi oleh Pemkab.

“Pada dasarnya konsep dari pembuatan ini adalah bagaimana anak-anak agar dapat senyaman mungkin untuk bermain, sehingga ketika orangtua mereka sedang melakukan pengurusan berbagai perizinan, maka anak-anak dapat menunggu sambil bermain di tempat tersebut,” katanya. (MJ-27)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.