Makanan dan Minuman Kadaluarsa Masih Dijual di Minimarket Jepara

image
Seorang petugas Disperindag tengah mengecek tanggal kadaluarsa makanan kemasan di sebuah minimarket di Kendal. (Metro Jateng/MJ-01)

 
JEPARA – Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap beredarnya makanan dan minuman (mamin) kadaluarsa. Mamin yang sudah dalam kondisi kadaluarsa itu banyak ditemukan pada momen puasa dan menjelang lebaran seperti saat ini. Itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Jepara Eriza Rudi Yulianto, Sabtu (20/6).

Lebih lanjut Eriza menyampaikan, pihaknya selama tiga hari berturut-turut menggelar monitoring Mamin kedaluwarsa. Razia tersebut digelar lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Antara lain, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jepara.  Hasilnya, masih ditemukan Mamin kadaluarsa di sejumlah toko dan pasar tradisional.

“Kami mengambil saampel makanan dari toko yang telah kami lakukan monitoring. Setiap toko rata-rata terdapat dua hingga tiga makanan yang sudah dalam kondisi kedaluwarsa,” terang Eriza.

Monitoring pada sebanyak 14 toko dan pasar tradisional. Toko dan pasar yang di monitoring itu tersebar di 12 kecamatan. Setelah dievaluasi, Eriza melanjutkan, tidak ada unsur kesengajaan dari pemilik toko mengenai masa kedaluwarsa. Sehingga, pemilik toko masih menjual makanan di tokonya.

“Kebanyakan toko-toko kecil seperti itu memang tidak  terlalu memperhatikan tanggal kadaluarsa. Mereka juga banyak yang tidak mengerti prosedur penataan penjualan yang baik,” tutup Eriza. (Oby)
 
 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

55 − 47 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.