Maju Pilgub, Waketum Gerindra Sentil Kegagalan Jokowi Atasi Kemiskinan

Rakorda DPD Partai Gerindra Jawa Tengah. (foto: metrosemarang.com/ Fariz Fardianto)

SEMARANG – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mulai memanaskan mesin partainya dalam menghadapi bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018. Parpol besutan Mantan Danjen Koppasus Prabowo Subianto tersebut memutuskan mengusung dua kadernya untuk maju di bursa Pilgub.

Dalam sesi pertemuan dengan para kadernya di Jalan Kanguru Semarang Minggu siang (24/9), Ketua DPD Gerindra Jateng, Abdul Wachid langsung memperkenalkan dua tokoh sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jateng yakni Waketum DPP Gerindra, Ferry Juliantono dan Mantan Menteri ESDM Sudirman Said.

“Di sini kami memperkenalkan dua nama bakal calon yang akan maju di bursa Pilgub yaitu Pak Ferry Juliantono serta Pak Sudirman Said,” kata Wachid. Bagi Ferry Juliantono, penunjukannya sebagai bakal calon gubernur yang diusung di bursa Pilgub merupakan sebuah kehormatan tersendiri. Sebab, pihaknya bisa memunculkan gagasannya untuk merubah tatanan politik di Jateng.

Ia menjelaskan upaya yang ia lakukan ialah dengan memperbaiki taraf hidup masyarakat setempat. Berdasarkan data biro statistik pusat, Jateng berada di urutan ke-12 sebagai provinsi dengan indeks kemiskinan terendah di Indonesia.

“Saya punya gerak yang berbeda dengan Pak Jokowi saat berpolitik. Jika beliau saat maju Pilkada DKI meninggalkan banyak masalah di sini. Saya lalu mengambil langkah berbeda dengan datang kemari untuk mengatasi masalah yang selama ini ditinggalkan Pak Jokowi,” tegasnya sembari disambut tepukan riuh kader parpolnya.

“Nomor satu Papua dan Papua Barat, sedangkan Jateng di urutan 12. Ini akibat warisan Pak Jokowi sebagai mantan Walikota Solo,” akunya. Buruknya indeks kemiskinan ini jadi catatan terburuk mengingat nilai tukar petani ikut jatuh di titik terendah.

“Dengan populasi pekerjaan 30 persen warganya jadi petani ini jadi capaian yang sangat ironis,” tambahnya.

Karena itulah, pihaknya menegaskan bakal berusaha ekstra keras untuk meraih basis suara secara optimal. Ia menyebut dengan memenangkan bursa Pilgub, maka nantinya bisa jadi tolak ukur bagi partainya untuk merebut suara terbanyak saat Pilpres 2019.

“Saya ingin tegaskan karena Jateng selama ini jadi basis kekuatan politik nasional. Sehingga jika mampu menguasai basis suaranya maka juga bisa memenangkan pertarungan di tingkat nasional. Insyallah Gerindra bisa mengalahkan PDIP,” bebernya.

Sementara Sudirman Said menyambut baik penetapan dirinya sebagai bakal calon dari Gerindra. Dirinya dalam waktu dekat akan mempertimbangkan masuk jadi kader Gerindra.”Pembuatan KTA masih diproses dan ini jadi memompa semangat saya untuk terus-menerus turun ke masyarakat,” ujar Sudirman. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

8 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.