Mahesa Jenar Dituntut Tampil Sempurna Lawan Tira-Persikabo

Shopee Liga 1 2019

Absennya dua pemain lawan, menurut Jafri Sastra tidak menjadi keuntungan buat PSIS.

MAGELANG – PSIS Semarang penuh percaya diri jelang pertemuan kontra PS Tira-Persikabo. Namun, head coach Jafri Sastra mengingatkan anak asuhnya agar tidak membuat kesalahan-kesalahan yang tidak perlu dan bisa menjaga fokus sepanjang pertandingan.

Trio Latino, Silvio Escobar, Patrick Mota dan Wallace Costa diandalkan PSIS untuk mengalahkan Tira-Persikabo. Foto: metrojateng.com

Laga pekan ke-12 Shopee Liga 1 2019 tersebut bakal digelar di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jumat (2/8) pukul 15.30. PSIS berpeluang memberi kekalahan pertama bagi Tira-Persikabo.

“Alhamdulillah anak-anak antusias menyambut pertandingan besok. Mudah-mudahan ini menjadi hal positif, sehingga kami bisa terus bekerja keras untuk bisa meraih tiga poin,” kata pelatih PSIS Jafri Sastra pada sesi prematch conference, Kamis (1/8/2019).

Pria asal Payakumbuh itu tak silau dengan torehan mentereng Tira-Persikabo yang belum terkalahkan sejauh ini. Dia meminta Hari Nur Yulianto dkk mengabaikan rekor yang dibukukan tim lawan dan hanya fokus pada permainan di lapangan.

“Kami sudah sampaikan kepada pemain agar tidak berpikir rekor. Artinya, kami tahu Tira adalah tim yang kuat untuk tahun ini karena mereka saat ini belum terkalahkan dan berada di klasemen puncak,” tutur Jafri.

“Nah, ini tentu kami jadikan motivasi, tapi bagaimana kami berpikir positif. Ya, artinya untuk pertandingan besok, itu kami anggap pertandingan hidup mati bagaimana kami bisa meraih poin penuh,” Jafri menegaskan.

Pada laga besok, skuad Mahesa Jenar bakal tampil dengan kekuatan penuh. Fredyan Wahyu Sugiantoro yang sempat mengalami cedera saat latihan sudah pulih. Pun dengan Patrick Mota yang mendapat kartu merah saat dikalahkan Persib Bandung dipastikan bisa dimainkan. Gelandang Brasil itu hanya absen saat PSIS bertemu PSM Makassar.

Sementara Tira-Persikabo justru harus kehilangan Louise Parfait dan Abduh Lestaluhu yang terkena akumulasi kartu. Absennya dua pemain lawan, menurut Jafri Sastra tidak menjadi keuntungan buat PSIS.

“Musim ini Tira memiliki kedalaman skuad yang cukup bagus, sehingga absennya dua pemain tidak jadi masalah bagi mereka. Kami hanya harus fokus pada diri kami sendiri dan saya sudah ingatkan pada anak-anak agar tidak membuat kesalahan-kesalahan yang tidak perlu,” tandas Jafri.

Di kubu Tira-Persikabo, pelatih Rahmad Darmawan juga melepas pujian kepada lawannya. Eks pembesut Sriwijaya FC itu memprediksi timnya bakal mendapat perlawanan alot dari tuan rumah.

“Dari dulu saya sudah kenal karakter PSIS sebagai tim yang ngeyel, ngotot dan itu masih tetap sama sampai saat ini. Mereka tentunya juga termotivasi untuk mengalahkan kami. Yang pasti kami ingin meraih poin di sini dan untuk itu dibutuhkan kerja keras semua anggota tim,” kata dia. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.