Mahesa Jenar Akhirnya Menang Lagi Setelah 56 Hari

Pasukan Mahesa Jenar sudah tujuh laga beruntun tidak pernah menang. Wallace Costa cs terakhir kali memetik tiga poin saat melibas PSS Sleman.

SEMARANG – PSIS Semarang menyudahi puasa kemenangan dengan cara yang spesial. Setelah 56 hari, Mahesa Jenar bisa menang lagi dan memutus rekor sempurna PSM Makassar di kandang sendiri.

FInky Pasamba bekerja keras mematikan pergerakan playmaker PSM Wiljan Pluim. Foto: dok liga-indonesia

Duel PSM kontra PSIS dipentaskan di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Rabu (11/9/2019). Laga pekan ke-11 Shopee Liga 1 tersebut sedianya digelar pada akhir Juli yang harus tertunda karena skuad Juku Eja harus melakoni partai final Piala Indonesia.

Menjamu Mahesa Jenar, Willem Jan Pluim dkk lebih diunggulkan memenangi pertandingan. Rekor sempurna yang ditorehkan PSM saat berlaga di Andi Mattalatta menjadi alasan kuat mereka tak akan kesulitan menaklukkan PSIS.

Sebelum bertemu PSIS, skuad besutan Darije Kalezic menyapu bersih tujuh laga kandang musim ini dengan melesakkan 16 gol. Bersama Bali United, PSM sama-sama belum pernah kehilangan angka di markas sendiri. Juku Eja juga berstatus juara Piala Indonesia.

Kondisi berbanding terbalik dengan PSIS. Pasukan Mahesa Jenar sudah tujuh laga beruntun tidak pernah menang. Wallace Costa cs terakhir kali memetik tiga poin saat melibas PSS Sleman 3-1 di Stadion Maguwoharjo pada 17 Juli atau 56 hari silam.

Selama periode tersebut PSIS hanya bisa mengemas dua poin, hasil imbang lawan Bhayangkara FC (0-0) dan Arema FC (1-1). Lima laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Tiga laga kandang dilalui PSIS tanpa poin. Mahesa Jenar dipermalukan Persib 0-1, PS Tira-Persikabo 0-2 dan Persipura 1-3 yang berbuntut dengan pemecatan Jafri Sastra.

Selanjutnya Tim Ibukota Jateng juga tumbang dari tim juru kunci, Semen Padang. Sempat membaik dengan menahan imbang Bhayangkara FC, Mahesa Jenar kemudian dipermak Madura United 3-0 dan berbagi skor 1-1 di markas Arema FC.

Tapi PSIS justru mampu memaksimalkan status underdog atas PSM. Meski lebih banyak ditekan, armada Bambang Nurdiansyah malah bisa mencuri gol di menit 63 melalui sontekan Heru Setyawan.

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta di pertandingan sore tadi. “Kunci kemenangan hari ini karena semua pemain bermain disiplin,” kata Bambang Nurdiansyah seusai pertandingan.

Hasil ini juga menjadi kemenangan perdana PSIS di bawah polesan Bambang Nurdiansyah. Eks pembesut Cilegon United itu resmi mendampingi skuad di laga kontra Bhayangkara FC.

Pria yang biasa disapa Banur itu juga menyebut permainan tuan rumah tak berkembang ketika Wiljan Pluim dimatikan. “Kunci permainan PSM ada di Pluim. Maka itu saya minta Finky Pasamba untuk mengawal dia dan serangan PSM tidak berbahaya ketika Pluim dimatikan,” bebernya.

Berkat kemenangan atas PSM, untuk sementara PSIS menutup paruh pertama kompetisi di peringkat 11 dengan poin 19. Hasil tersebut juga jadi modal penting ketika mereka memulai putaran kedua di kandang Persija, Minggu (15/9). (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.