Mahasiswa USM Belajar dari Kampung Cyber

Mahasiswa juga diajak melakukan Safari UMKM agar bisa belajar langsung kepada pelaku usaha.

SEMARANG- Upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa Universitas Semarang (USM) menjadi salah satu konsentrasi kampus agar mahasiswa memiliki bekal untuk berkarya ke depannya.

Mahasiswa USM belajar membuat dan menghias gerabah dari tanah liat di Kasongan, Yogyakarta, Rabu (7/11/2018). Foto: metrojateng.com/dokumentasi

Selain itu, diajarkan konsep tentang dunia usaha melalui mata kuliah kewirausahaan, mahasiswa juga diajak melakukan Safari UMKM agar bisa belajar langsung kepada pelaku usaha.

“Kreativitas produk yang berbeda dari kompetitor merupakan modal utama untuk memenangkan persaingan usaha khususnya industri home industri. Oleh karena itu, pelaku harus selalu berinovasi,” ujar Dosen Kewirausahaan USM, Henny Indriyawati, Rabu (7/11/2108).

Sebanyak 41 mahasiswa mengunjungi dua lokasi ssaha di Yogyakarta, yaitu Kampung Cyber yang berada di Taman KT I/434, Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta. dan di kawasan Kasongan.

Di Kampung Cyber, mahasiswa dapat melihat langsung bentuk swadaya masyarakat dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Sejak tahun 2008 masyarakat di Kampung Cyber menerapkan strategi promosi dan penjualan melalui platform digital. Manfaatnya produk masyarakat bisa dikenal sampai luar Jawa hingga mancanegara. Sedangkan di Kasongan, mahasiswa terjun langsung mengasah kreativitas membuat dan menghias gerabah dari tanah liat.

Henny menambahkan nantinya selesai kegiatan safari UMKM ini mahasiswa diminta membuat bisnis plan dan mengimplementasikan langsung dalam usaha yang akan mereka buat. Ke depannya, Safari UMKM akan menjadi metode pembelajaran kewirausahaan di lingkungan Program Studi Sistem Informasi FTIK USM. (ade)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.