Mahasiswa Solo Raya Ingatkan Tugas KPK

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Relawan Nasional untuk Keadilan sedang menggelar aksi di bundaran Gladak, Solo (22/1). Foto: Metro Jateng/MJ-16
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Relawan Nasional untuk Keadilan sedang menggelar aksi di bundaran Gladak, Solo (22/1). Foto: Metro Jateng/MJ-16

SOLO – Puluhan mahasiswa Solo Raya, yang mengatasnamakan dirinya Relawan Nasional untuk Keadilan, menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak terseret ke arus politik praktis dan tetap independen, pasca penetapan calon Kapolri pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai tersangka, yaitu Komjen Budi Gunawan, terkait rekening gendut.

Aksi yang berlangsung di bundaran Gladak, Kamis (22/1), juga diwarnai dengan pembakaran foto pimpinan KPK, Abraham Samad.
Dalam aksi yang berlangsung damai tersebut, para mahasiswa berharap KPK tetap pada jalurnya, karena selama ini sudah mendapat kepercayaan dari rakyat untuk memberantas pelaku koruptor di negara Indonesia.

“Kami melihat akhir-akhir ini masyarakat mulai digiring untuk tidak percaya terhadap sosok seorang Presiden atas pilihannya. Kami juga melihat bahwa di tubuh KPK sudah ditunggangi kepentingan-kepentingan politik,” ujar kordinator pelaksana aksi kegiatan, Rizal Daniel.

Pihaknya juga menyayangkan langkah yang diambil KPK, pasalnya KPK menetapkan Budi Gunawan di saat Presiden Jokowi mencalonkan dirinya sebagai Kapolri. Menurut para mahasiswa, seharusnya jauh-jauh hari sebelum dicalonkan oleh Presiden, KPK mengambil langkah terlebih dahulu, jika memang Budi Gunawan memiliki raport merah.

“Sampai saat ini sebenarnya banyak nama yang sudah ditetapkan oleh KPK terkait tersangka korupsi, sebut saja Suryadharma Ali yang sampai saat ini masih belum ditahan. Sebagai mahasiswa, kami hanya berharap kepada KPK untuk tetap berimbang dan mengutamakan tugas utamanya, bukan mengutamakan kepentingan tertentu,” harapnya. (MJ-16)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 78 = 87

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.