Mahasiswa KKN UNDIP Luncurkan Modul “Digitalisasi Pelayanan Publik”

BATANG, METROJATENG.COM – Di era Revolusi Industri 4.0, pelayanan publik dituntut untuk melakukan percepatan pelayanan kepada masyarakat melalui pelayanan publik secara digital. Terlebih ditengah kondisi pandemi covid-19, mengharuskan adanya social distancing.

Oleh karena itu pelayanan publik secara digital perlu diterapkan pada kondisi saat ini, selain  mempercepat pelayanan publik, dengan pelayanan publik secara digital dapat meminimalisir adanya kontak secara langsung, sehingga dapat menghindari kerumunan.

Digitalisasi pelayanan publik telah diatur pada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government, selanjutnya pada  Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, kemudian dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor  81 tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi Nasional, hingga Peraturan Presiden  Nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Dengan itu seluruh instansi pemerintahan dari tingkat pusat hingga tingkat desa/kelurahan diharapkan dapat menerapkan pelayanan publik secara digital.

Berbekal dengan hal tersebut, menjadikan Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro, Dwi Putra Oktavianto yang bertempat di Kelurahan Watesalit, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang  dalam salah satu program KKNnya adalah Pembuatan Modul Pelatihan dan Sosialisasi Digitalisasi Pelayanan Publik dengan Pemanfaatan Media Google forms di Era Pandemi Covid-19.

Tujuan dari adanya program tersebut diharapkan dapat dijadikan rujukan bagi pegawai di Kelurahan Watesalit dan diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam pelayanan publik melalui salah satu medianya yaitu google forms.

Manfaat penggunaan media google forms dalam digitalisasi pelayanan publik adalah dapat digunakan sebagai pendataan penduduk secara cepat, sebagai alat mengukur tingkat kepuasan pada instansi layanan publik dan sebagai media perantara dalam pengiriman berkas kependudukan secara online.

“Modul ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para pegawai di Kelurahan Watesalit, dan semoga bisa diterapkan melalui google form  sebagai salah satu alternatif dalam penerapan digitalisasi pelayanan publik,” ujar Dwi.

Penyerahan Modul dilaksanakan pada Senin, 02 Agustus 2021 oleh Mahasiswa KKN Undip dan diterima secara langsung oleh salah satu pegawai kelurahan Bapak Syaifudin (Kasi Trantib Kel. Watesalit.

Bapak Syaifudin pun berterima kasih kepada Mahasiswa KKN atas diluncurkan Modul Digitalisasi Pelayanan Publik untuk para pegawai di Kelurahan Watesalit.

Matur Nuwun Mas,” kata Pak Syaifudin usai ditemui saat Peluncuran Modul di Kelurahan Watesalit.(dwi/ris)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.