Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gandeng 60 Penghafal Alquran Meriahkan Hari Santri

Di Kabupaten Semarang, Hari Santri dipusatkan di Bringin dengan semaan Alquran.

SEMARANG – Mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Semarang menggelar khataman Alquran di Gedung IPHI Bringin, Senin (21/10/2019).

Kegiatan mahasiswa KKN UIN Walisongo di Kabupaten Semarang dalam menyambut Hari Santri 2019. Foto: dokumentasi

Gelar acara ini menyambut Hari Santri 2019 dengan menghadirkan 60 penghafal Alquran se-Kabupaten Semarang yang dipimpin KH Mudzakir Alhafidz.

“Kami sangat terbantu dan terima kasih kepada tim KKN UIN Walisongo yang telah membantu pelaksanaan hari santri ini,” kata Ta’yinul Bari Bagus Nugroho, Ketua Panitia Lokal Hari Santri yang juga Kepala Kantor Urusan Agama Bringin.

Mahasiswa KKN UIN, lanjutnya, sudah dapat melaksanakan kegiatan secara baik di wilayah Kabupaten Semarang. Keterlibatannya dalam pengabdian masyarakat sesuai dengan tema KKN, apalagi dengan adanya Hari Santri ini.

Koordinasi mahasiswa cukup positif, terutama dalam pelaksanaan semaan Alquran, donor darah, expo santri dan puncak upacara Hari Santri.

“Kami berharap semoga ke depan bisa bergandengan tangan kembali dengan UIN Walisongo dalam memajukan santri Kabupaten Semarang,” kata Bagus yang juga Ketua PAC GP Ansor Bringin.

Kepala Lembaga Pusat Pengabdian Masyarakat (LP2M), M Rikza Chamami menyebutkan bahwa UIN Walisongo ikut memeriahkan Hari Santri di dua lokasi KKN. Di Kabupaten Semarang, Hari Santri dipusatkan di Bringin dengan semaan Alquran dan Kabupaten Kendal digelar pawai santri peduli lingkungan yang diikuti 7.000 peserta.

“Bakti kami kepada masyarakat di bulan Oktober ini salah satunya dengan mendekatkan mahasiswa KKN lewat momentum Hari Santri,” tegas Rikza yang didamping staf ahli LP2M, Ahmad Tajuddin Arafat dan Aang Asari.

Sejak awal tim KKN diterjunkan di Kabupaten Semarang, lanjutnya, sudah dipesankan oleh Pemkab agar tim KKN aktif terlibat di dua event besar, yakni Kongres Sampah dan Hari Santri.

“Alhamdulillah kemarin kegiatan Kongres Sampah sudah berjalan dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur dan Hari Santri ini sudah jalan,” pungkasnya.

Sementara Kasi Kesra Kecamatan Bringin, Mawardi menyampaikan apreseasi terhadap peran mahasiswa KKN. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.