Luapan Sungai Kluban Putus Akses Jalan di Lereng Menoreh

Warga terpaksa harus memutar jalan yang cukup jauh melewati Kalipucung Desa Kalirejo atau wilayah Borobudur.

MAGELANG – Hujan deras yang mengguyur kawasan Salaman Kabupaten Magelang, Kamis (8/11/2018) mengakibatkan Sungai Kluban meluap. Luapan sungai yang melintas di Desa Menoreh tersebut membuat akses jalan terendam banjir.

Luapan Sungai Kluban yang menutup akses warga Desa Menoreh Kabupaten Magelang. Foto: metrojateng.com/dok BPBD Kabupaten Magelang

Padahal, tempat itu merupakan jalur alternatif selama ada perbaikan jembatan penghubung antara Desa Menoreh ke Desa Kalirejo, Desa Paripurno dan Desa Ngargoretno. Akibatnya, warga terpaksa harus memutar jalan yang cukup jauh melewati Kalipucung Desa Kalirejo atau wilayah Borobudur.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Susanto mengatakan, air mulai meluap sekitar pukul 15.35 WIB. Hujan deras yang turun menyebabkan debit aliran sungai menjadi sangat besar sehingga membahayakan bagi para pengguna jalur alternatif tersebut. Warga berinisiatif untuk menutup jalur tersebut.

“Banyak warga yang hendak melintas di jalur alternatif itu, terpaksa hanya menunggu di pinggir sungai. Mereka tidak berani melintas, karena luapan air yang dinilai cukup membahayakan. Warga akhirnya memutar jalan dengan jarak yang cukup jauh,” kata Edi.

Selain luapan air, hujan juga menyebabkan tanah longsor di Dusun Mersen Desa Bumiayu Kecamatan Kajoran. Longsoran tanah mengenai dinding rumah bagian belakang milik Tohir (45).

“Tanah longsor setinggi 2 meter dan lebar 4 meter longsor dan mengenai dinding rumah milik Pak Tohir,” kata Edi.

Warga bersama dengan satgas BPBD langsung gotong royong membersihkan material.

Di Pirikan Secang juga terjadi tanah longsor. Kejadiannya ada di areal persawahan dan dekat sungai. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. (MJ-24) 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.